PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-Sebanyak 4 perampok mengguunakan senjata api (senpi) jenis FN menggasak uang tunai Rp100 juta yang toke sawit, Dedi Marliadi (48), warga SP4 Desa Kampung Baru (SP4), Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.
Kawanan rampok ini menghentikan mobil yang dibawa Dedi, lalu menembaki lutut kanan korban karena berupaya mempertahankan uang tersebut.
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo kepada wartawan, Rabu (28/1), membenarkan peristiwa itu. Dikatakan, perampokan atau pencurian dengan kekerasan (curas) itu berawal ketika korban berhenti di pinggir jalan, persisnya di depan rumah makan Lintau jalan lintas timur Ukui, untuk menutup bak mobil lantaran hujan mulai turun.
Tetapi baru korban keluar mobil, tiba-tiba datang empat orang pria dengan menggunakan 2 sepeda motor merek Yamaha RX King menghampiri korban. Sambil menodongkan senjata api jenis FN, pelaku meminta korban menyerahkan uangnya. Karena tak mau menyerahkan uang tersebut, salah seroang dari anggota rampok menembak lutut kanannya.
Mendengar suara letusan itu, warga sekitar sempat keluar dan berusaha mendekati korban yang sudah ambruk ke tanah. Tetapi niat warga untuk menolong urung karena pelaku menebar teror dengan menembakkan senjata api ke udara.
“Dari informasi di TKP, setelah merampok kawanan rampok ini langsung kabur menuju arah Kecamatan Lirik Kabupaten Indragiri Hulu,” ucapnya.
Sementara korban segera dibawa menuju rumah sakit yang berada di Pangkalan Kerinci untuk diberikan perawatan. ***


















































