Terkait Imigrasi Gelap, Imigrasi Pekanbaru ‘Ngaku Telah Lakukan Yang Terbaik

0
640

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Hingga Januari 2015  Imigran gelap  yang datang ke Pekanbaru berjumlah 541 orang yang berasal dari negara konflik, seperti Afganistan, Pakistan, Palestina, Itan, Irak dan Siria. Demikian disampaikan Kepala Imigrasi Pekanbaru, melalui Kaban Pengawasan  Imigrasi Pekanbaru, Zakaria di ruang kerjanya Rabu (28/1).

Dikatakan Zakaria, seluruh imigran tersebut, kita tempatkan di beberapa penginapan yang ada di pekanbaru yang memiliki kerjasama dengan IOM antara lain, Hotel Satria, Dekop Hotel Rina, dan Rudenim Pekanbaru. Dari jumlah tersebut imigran terbanyak berasal dari Afganistan, yakni 385 orang. Terkait  15 orang Imigran yang tinggal di Kantor Imigrasi Pekanbaru, “saat ini dalam  tahap regitrasi sebelum dikirim kenegara ketiga, sesuai perintah pihak  International Organitation for Migration (IOM),” paparnya.

Ditanya, keberadaan Imigran yang tinggal di seputar kantor Imigrasi yang terkesan terlantar. Menurut Zakaria, pihaknya tetap memberikan pelayanan terbaik sama seperti  Imigran lain yang tinggal dibeberapa tempat lainnya. Hanya saja tidak dibenarkan didalam ruangan kantor. “Pasalnya, mereka bertingkah macam macam dan.merusak berbagai fasilitas kantor, seperti, kamar mandi, WC dan lainnya,” papar Zakaria.

Terkait biaya hidup para peminta suaka. Melnurut Zakaria, para Imigran yang pada prinsipnya minta perlindungan kemanusiaan, sepenuhnya tanggung jawab organisasi dunia dibawah naungan PBB, yakni IOM. “Kita hanya sebatas memfasilitasi sebelum dikirim ke negara ketiga,” ujarnya.

“Atas nama pemerintah RI, kami telah memberikan yang terbaik kepada mereka, sesuai fasilitas yang ada, karena hal tersebut sesuai dengan undang-undang HAM,” pungkasnya.(jsn)

Tinggalkan Balasan