Tercemar Udara Kotor Dampak Bongkar Muat Barang Curah Kering di Dermaga Pelindo Dumai

0
0

DUMAI, SUARAPERSADA.com – Para warga di pemukiman penduduk sekitar wilayah Pelindo Dumai khususnya ring satu diresahkan akibat udara kotor dampak bongkar muat barang curah kering di dermaga Pelindo Dumai.

Udara kotor akibat barang curah kering seperti bungkil sawit dan pupuk jenis debu dari bongkar muat di dermaga Pelindo Dumai memang kerap terjadi dan terus terulang.

Tidak hanya warga penduduk sekitar operasional Pelindo menerima dampaknya namun para pengendara motor yang melintas di jalan Datuk Laksamana Dumai akan merasakan debu kotor hingga mata terasa pedih.

“Udara kotor dari pelabuhan Pelindo itu hampir rutin terjadi pak, sepertinya tidak ada pihak-pihak atau instansi yang perduli dengan pencemaran udara ini” imbuh salah seorang warga masyarakat yang tinggal di ring satu pemukiman wilayah pelabuhan sembari kesal saat ditemui, Senin (8/6/2026).

Memang, saat kegiatan bongkar muat barang curah kering di dermaga Pelindo Dumai ataupun saat bongkar muat curah bungkil sawit di dalam gudang areal Pelindo, udara akan berubah kotor beterbangan hingga ke pemukiman warga sekitar operasional Pelindo namun seakan semua pihak tidak perduli dengan keluhan para warga sekitar pelabuhan.

“Hari ini udara di sini sudah sangat tercemar karena terbawa angin akibat debu dari bongkar muat barang curah kering di dermaga Pelindo. Coba bapak naik motor melintas di jalan Datuk Laksamana dipastikan mata bapak akan pedih”, imbuh pak Pendi kebetulan bertemu di salah satu kedai kopi di sekitar operasional Pelindo Dumai.

Pencemaran udara akibat kegiatan bongkar muat barang curah kering di dermaga Pelindo Dumai pihak Pelindo Dumai maupun pihak KSOP dan instansi terkait Pemko Dumai seakan tidak perduli dengan pencemaran udara yang notabene dapat berdampak negatif pada kesehatan manusia terbukti pencemaran udara tersebut terus dan terus terulang.

“Kami memohon pemerintah pusat melalui kementerian lingkungan hidup untuk turun ke Dumai memberikan sanksi kepada pelaku usaha bongkar muat barang curah kering di dermaga Pelindo Dumai demikian sanksi kepada pihak Pelindo, KSOP dan Dinas lingkungan hidup Kota Dumai yang seakan tidak perduli dengan pencemaran udara tersebut,” ujar Pendi berharap.

Terkait pencemaran udara yang kerap terulang akibat kegiatan bongkar muat barang curah kering di dermaga Pelindo Dumai, media ini mencoba melayangkan konfirmasi singkat lewat nomor WhatsAppnya Branch Manager Pelindo Multi Terminal Dumai, Teddy Fadillah, namun hingga berita ini diangkat tidak meresponnya.

Sementara itu, soal pengawasan pemegang otoritas di pelabuhan Pelindo Dumai yakni Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai patut dipertanyakan apakah luput dari pengawasan mereka atau apakah ada sesuatu sehingga setiap kegiatan bongkar muat barang curah kering di dermaga Pelindo terjadi pencemaran udara hingga ke pemukiman penduduk KSOP tidak melakukan tindakan pengawasan sebagaimana standar operasional prosedur (SOP) berlaku, namun hingga berita ini di rilis, KSOP Dumai belum berhasil dikonfirmasi.

Penulis : Tambunan

Tinggalkan Balasan