OTK Rompak Kapal Asing Di Dermaga Pelsus Dumai

0
1153

DUMAI, SUARAPERSADA.com – Kapal asing MV Vantage Rider berbendera Liberia mengalami “perompakan” alias disantroni maling oleh Orang yang Tidak di Kenal (OTK)) sekitar pukul 04 00 Wib, Selasa (15/12/2020)

Peristiwa perompakan terjadi saat kapal asing tersebut sedang sandar di Dermaga Pelabuhan Khusus (Pelsus) milik PT Energi Unggul Persada karena kapal sedang melakukan aktivitas bongkar muat Cangkang atau tempurung biji Kelapa Sawit tujuan ekspor negara Jepang.

Humas PT Energi Unggul Persada, Hendra, saat dihubungi suarapersada.com, Rabu (16/12-2020),  membenarkan adanya kejadian perompakan kapal asing oleh otk di Dermaga milik perusahaan tempat dia bekerja.

Disinggung soal pengawasan pengamanan di wilayah pelabuhan perusahaan tersebut menurut Hendra mengaku ada pengawasan/pengamanan Security perusahaan (Energi Unggul Persada-red) di daerah kawasan pelabuhan. “Security kita ada standby di pelabuhan pak. Ini saat kejadian di kapal arah sisi laut”, ungkap Hendra menjelaskan lewat nomor WhatsAppnya.

Pihak agen kapal asing, MV Vantage Rider, dari PT SSK, Fendi, juga membenarkan soal adanya kejadian perompakan kapal asing yang mereka ageni saat memuat Cangkang di Dermaga Pelabuhan PT Energi Unggul Persada, kawasan Industri Lubuk Gaung, Sungai Sembilan Kota Dumai.

Menurut agen kapal, Fendi, kejadian berlangsung subuh hari sekitar pukul 04 00 Wib, Selasa (15/12-2020). Kapal asing dimaksud sandar di dermaga PT Energi Unggul Persada sedang memuat Cangkang tujuan ekspor negara Jepang.

Penjelasan Capten kapal jelas Hendra, saat kejadian subuh itu ada pelaku rompak 4 (empat) orang yang tidak dikenal naik ke atas kapal yang sandar di dermaga dari sisi laut menggunakan tali yang sudah tersedia hooknya/pengait dan kapal pompong pelaku menempel ke lambung kapal MV Vantage Rider.

Informasi lain, saat Mualim 2 Kapal MV. Vantage Rider Mr. Marin Buzatu sedang berjaga di pintu visitor check- in deck sebalah kanan kapal tiba-tiba disekap oleh 4 orang yang tak dikenal keseluruhannya menggunakan senjata tajam.

Pelaku mengancam mualim 2 dengan menyekap tangan mualim di ikat seutas tali hingga para pelaku memaksa mualim tersebut menunjukkan jalan ke ruang Kamar gudang Mesin Kapal.

Setibanya di ruangan mesin atas ancaman pelaku, mualim Mr. Marin Buzatu dan para pelaku langsung menuju ke ruang Departemen Store (gudang) dimana ruangan gudang merupakan tempat penyimpanan alat-alat Sparepart suku cadang untuk mesin kapal hingga para pelaku mengambil sejumlah sparepart kapal.

Setelah itu para pelaku dengan cepat keluar dari ruang mesin menuju Deck (lantai dasar) bagian buritan kanan kapal yang kemudian para pelaku turun kebawah kapal yang dimana telah ada kapal pompong kecil yang telah dipersiapkan oleh pelaku untuk melarikan diri.

Fendi mengakui, saat mengetahui adanya kejadian, pihaknya (agent) kapal bersama pihak Syahbandar KSOP Dumai, Airud dan pihak Lanal Dumai sudah turun ke kapal guna meminta keterangan dari captain kapal soal kronologis kejadian.

Diakui Fendi, soal jenis apa sparepart mesin kapal yang dijarah perompak dan berapa kerugian yang dialami pihak kapal, pihaknya (agent) belum mendapat pengakuan resmi capten kapal.

Menyikapi adanya kejadian perompakan kapal asing di pelabuhan khusus Lubuk Gaung, Sungai Sembilan Kota Dumai oleh OTK, Kepala Seksi Patroli, Penjagaan dan Penyidikan (P3) KSOP Dumai, Fitri Harsoyo SE MM, mengakui sudah menangani kejadian.

“Sudah ditangani pak” imbuh Harsoyo saat media ini melayangkan konfirmasi lewat nomor WhatsAppnya siang tadi, Rabu (16/12-2020) terkait kejadian perompakan kapal asing.

Harsoyo mengaku kalau pihaknya (KSOP) Dumai sudah melakukan patroli gabungan juga “kalau tugas kita koordinasi bersama Pol Airud dan TNI AL Dumai” ujar Harsoyo.

Ditempat terpisah dihubungi lewat nomor WhatsAppnya soal adanya kejadian perompakan kapal asing di pelabuhan Lubuk Gaung Dumai, Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Lanal Dumai, Rocky H, mengaku terkait permasalahan kejadian perompakan kapal asing sedang dibahas.

“Terkait permasalahan kejadian perompakan kapal asing sedang dibahas KSOP selaku otoritas keamanan dan permasalahan sedang didalami oleh pihak Polisi”, jelas Pasi Intel Lanal Dumai.

Hingga berita ini diangkat, suarapersada.com belum menerima informasi resmi apakah pelaku perompakan kapal asing tersebut sudah dapat diamankan belum ada penjelasan.

Soal adanya kejadian perompakan menimpa kapal asing oleh OTK di pelabuhan Pelsus PT Energi Unggul Persada, Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, banyak pihak menyayangkan.

Pasalnya korban perompakan dialami oleh kapal negara luar yang tentunya dapat berdampak issu negatif dari pihak pelayaran asing soal kurangnya kenyamanan perairan laut khususnya laut Dumai dan kawasan kemaritiman Dumai. ** (Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here