Lewat Digitalisasi Bisnis, Shopee Hadir Bangkitkan UMKM Ditengah pandemi Covid-19

0
14

PANDEMII Covid-19 sangat berdampak terhadap  eksistensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), bahkan membuat UMKM turun drastis. Pembatasan sosial dan fisik sesuai protokol kesehatan (Prokes) menyebabkan proses produksi dan pasokan terhambat.
Penguasaan  teknologi digital sebagai alat promosi dan transaksi penjualan masih rendahl, menjadi salah satu penyebab unit usaha menengah turun dan bergeser ke level mikro.

Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah mendorong digitalisasi UMKM sebagai salah satu agenda prioritas.. Di antaranya dengan peningkatan  SDM dan menaikkan proses bisnis serta perluasan akses pasar. Empat pilar. Adapun terobosannya  adalah koperasi modern, usaha mikro dari sektor informal ke formal, UKM masuk ke rantai pasok, dan transformasi wirausaha produktif.

Peluang tersebut dimanfaatkan Shopee Indonesia dengan menjalin kerjasama dengan pemerintah, dalam rangka peningkatan kapasitas UMKM.  Shopee Indonesia membuka peluang bagi UMKM untuk merebut pasar global. Platform e-commerce bisa mengakomodasi perdagangan lintas negara. Khususnya pelaku usaha lokal bisa memanfaatkan peluang tersebut.

Dengan digitalisasi bisnis, dimasa pandemi Covid-19 kini  pelaku usaha UMKM telah mulai bangkit melakukan transaksi jual beli dan produksi. Sehingga UMKM yang sempat terpuruk telah bangkit kembali. Mulai dari pemasaran dan pengemasan produksi semakin terbuka lebar dengan adanya kerjasama Shopee dengan Kemenkop UKM RI.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Pengembangan Pengusaha Nasional mengatakan, bahwa UMKM ini di dalam ekonomi negara manapun merupakan pondasi. Dan dalam Digitalisasi bisnis, Kadin siap menjadi mitra pemerintah demi mendorong terciptanya iklim UMKM yang lebih baik.

Sebagaimana dikutip pada acara Puncak Kampanye 11.11 Big Sale
Para Pahlawan 11.11 Shopee akan terus menjadi garda terdepan untuk memastikan pelayanan yang terbaik untuk para pengguna setia Shopee. Pengguna juga dapat memaksimalkan pengalaman transaksi digital dengan keuntungan yang lebih besar melalui rangkaian promo kampanye ShopeePay 11.11 Big Detail.

UMKM bertahan di era pandemi Covid-19 dengan digitalisasi. Tercatat sebanyak 15,3 juta UMKM berhasil go digital dari target pemerintah yang hanya 13 juta. Proses terjadinya digitalisasi ekonomi tersebut, salah satunya ialah dengan mewujudkan bisnis berbasis e-commerce atau perdagangan online

Berbagai platform e-commerce  dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM di Indonesia. Shopee menjadi platform yang mayoritas dipilih oleh UMKM dikarenakan keunggulan program promosi dan dari segi keamanan transaksi. Hal tersebut menjadi bukti bahwasannya telah banyak para pelaku UMKM yang merambah ke dunia digital.

Beberapa pelaku usaha bahkan menutup usaha offline mereka dan beralih sepenuhnya kepada perdagangan online. Bahkan, ada pula yang memanfaatkan hingga 4 sampai 6 marketplace. Melalui perjalanan UMKM Indonesia di tengah badai pandemi covid-19 , dapat dikatakan bahwa kita mesti menyesuaikan diri terhadap arus globalisasi. Namun, tentunya dengan tetap membentengi diri agar tidak terseret dampak negatifnya. Digitalisasi yang menjadi sarana penyelamat UMKM Indonesia telah membuktikan sisi positif adanya globalisasi.

Belum lama ini, salah seorang Putra Riau, Muhammad Kasyful Asror mahasiswa di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STIE) SEBI Depok jurusan Manajemen Bisnis Syariah. Ia mempunyai impian menjadi pengusaha dan berniat memajukan usaha dengan memanfaatkan potensi yang ada di kampung halaman nya.

Tetapi keinginan tersebut terhambat dengan masih minimnya SDM yang ia miliki. Namun keberuntungan memihak kepadanya, karena mendapat berkesempatan bertemu  langsung dan berdialog dengan Presiden RI, Joko Widodo saat Kunker ke Riau beberapa waktu lalu.

Dalam dialog tersebut, Asror menyampaikan impiannya, yakni, untuk mengembangkan Usaha
Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerahnya dan bisa menembus pasar ekspor. Impiannya  disambut baik  oleh Presiden dan mengarahkan Asror mengikuti pelatihan di Kampus UMKM Shopee Ekspor di Solo.

Peluang dari Presiden RI dimanfaatkan  Asnor dan disambut baik oleh pihak Shopee di Solo. Selama pelatihan, Asror mempelajari berbagai materi pelatihan, seperti potensi jualan online, pengetahuan umum seputar ekspor. Salah satunya cara pemasaran yang paling sedikit peminatnya, namun paling banyak mendapatkan perhatian dan sistim penyimpanan barang.(copywriting/ warehousing)

Berbekal ilmu  berbisnis digital yang diperoleh serta bantuan modal usaha dari pihak Shopee sebesar Rp 50 juta, Asror  kini telah memulai bisnisnya.dengan memanfaatkan dan mengembangkan potensi daerah nya. (Jani Ali Bahrum Simbolon).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here