MEDAN, SUARAPERSADA.com – Libur panjang telah usai, arus penumpang di Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) cukup ramai, Minggu (03/05). Namun, hal ini rupanya membuat semangat para sopir taksi gelap di bandara ini hingga mereka kembali menyergap mangsa yaitu para penumpang yang baru keluar dari kedatangan dalam dan luar negeri.
Pantauan suarapersada.com, Sopir taksi gelap ini ramai berkumpul di depan pintu kedatangan dalam dan luar negeri hingga ke sudut – sudut ruangan di lantai satu Bandara KNIA atau dekat resto dan tenant sampai toilet juga sopir taksi gelap beroperasi.
Tampaknya pihak pengelola bandara memang tidak berbuat apa-apa untuk menertibkan para sopir taksi gelap. Wajah seperti inilah yang merusak citra bandara bertaraf internasional tersebut.
General Maneger Bandara KNIA, Jaya Tahoma Sirait saat dikonfirmasi via seluler menegaskan kalau pihaknya terus komitmen menertipkan taksi gelap di Bandara KNIA. Untuk hal itu kita juga telah berkerjasama dengan pihak kepolisian dan TNI yang tergabung dalam PAM Obvit.
“Ya kita sudah menyerahkan hal itu pada petugas dan saya sudah berulangkali mengingatkan agar ditertibkan,” katanya.
Jaya juga mengatakan, kalau pihaknya komitmen masalah sopir taksi gelap akan dapat teratasi di KNIA.
Terpisah, Anto, Bendahara Isotarban (Ikatan Sopir Taksi Bandara) mengatakan kalau pihaknya pesimis dengat ungkapan dan niat pihak pengelola bandara yang akan membasmi supir taksi gelap di Bandara KNIA.
“Kami sopir taksi resmi sudah tidak bisa lagi berharap banyak pada pengelola Bandara KNIA. Malah keberadaan kami yang makin terjepit dengan semakin maraknya sopir taksi gelap yang beroperasi hingga sampai ke dalam gedung terminal bahkan, saat penumpang baru tiba di tempat mengambil barang bawaan sudah ada calo sopir taksi gelap. Bagai manalah bisa pengelola bandara memberantas taksi gelap ini,” tandasnya mengeluh.**Win






















































