DUMAI, SUARAPERSADA.com – Seperti di informasikan media ini, Rabu (25/10/17), bahwa di salah satu lahan (aset) Pemerintah Kota Dumai ada pihak lain melakukan kegiatan penimbunan pasir dan pembakaran aspal hotmix.
Anehnya, kegiatan penimbunan pasir dan pembakaran aspal yang tepat berada di samping atau belakang pos lantas simpang bundaran itu menurut pihak Dinas Lingkungan Hidup, Pertamanan dan Kebersihan Kota Dumai beroperasi tanpa sepengetahuan mereka.
“Sampai saat ini, kami tidak mengetahui ada pihak lain yang melakukan kegiatan disana. Dan setahu saya tempat itu biasanya dipakai PU untuk bakar aspal. Kalau mengenai pencemaran udara seperti yang saudara maksud, kami belum bisa menyimpulkan. Sebab kami tidak punya alat untuk mengeceknya,” ujar Bowo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Pertamanan dan Kebersihan Kota Dumai bernama menjawab suarapersada.com ketika dikonfirmasi via phone selulernya, Kamis (26/10/17).
Berbeda dengan Zulkiffli AS, selaku Walikota Dumai saat di konfirmasi terkait keberadaan operasional/kegiatan penimbunan pasir dan pembakaran aspal jenis hotmix tersebut, orang nomor satu di Pemerintahan Kota Dumai itu justru mengatakan, pihak Lingkungan Hidup, Pertamanan dan Kebersihan selalu ada di tempat tersebut.
“Maaf saya lagi menghadiri rapat di luar kota. Karena pihak LH sering ada di sana, maka alangkah baiknya saudara temui Bowo di kantor Lingkungan Hidup,” ujar Zulkiffli AS singkat.**(Mulak Sinaga)






















































