Anggaran Rp 10,9 M, Proyek Jembatan Jl Soekarno Hatta Kota Dumai Hampir Rampung

0
238

DUMAI, SUARAPERSADA.com – Proyek Jembatan di Jalan lintas umum Soekarno-Hatta Kota Dumai, progresnya tampak hampir rampung.

Proyek jembatan ini mengganti konstruksi jembatan yang lama di jalan lintas Soekarno-Hatta Kota Dumai karena kondisi beberapa balok jembatan lama dikabarkan ada yang retak.

Dalam papan plank proyek tertuang, anggaran pembangunan penggantian jembatan lama bersumber dari dana bantuan Surat Berharga Sukuk Negara (SBSN) tahun anggaran 2024 sebesar Rp 10.914.436.000,-(sepuluh miliar, sembilan ratus empat belas juta, empat ratus tiga puluh enam ribu rupiah).

Disebutkan, masa pengerjaan proyek ini berakhir sekitar bulan Desember 2024 lalu karena waktu pelaksanaan hanya 134 hari kalender yang mulai dikerjakan sekitar bulan Agustus 2024 lalu.

Masa pengerjaan pembangunan jembatan ini berakhir sekitar Desember 2024 lalu namun hingga saat ini tampak masih berlanjut proses pengerjaan akhir.

Media ini belum mengetahui secara resmi apakah pihak kontraktor menerima perpanjangan waktu pengerjaan atau addendum dari pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jenderal Bina Marga melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional wilayah Riau.

Manager pelaksana CV Alfaro Jaya Utama, Dani, kepada media ini mengaku bahwa pelaksanaan pekerjaan mereka diberikan waktu kesempatan sampai 50 hari kerja.

“Pelaksanaan pekerjaan kita diberi waktu kesempatan sampai 50 hari kerja”, ujar Dani, usai dihubungi suarapersada.com lewat nomor WhatsAppnya, Rabu (8/1/2025).

Ditanya soal waktu kesempatan 50 hari kerja apakah penambahan waktu atau addendum dari PUPR disebut Dani sesuai amanah Perpres nomor 12 tahun 2021.

“Ini sesuai perpres no 12 tahun 2021 saja”, ujar Dani menanggapi sembari mengakui kalau progres pengerjaan jembatan hingga hari ini, Rabu, sudah sekitar 91 persen.

Terpantau di lapangan, pengerjaan proyek jembatan tampak mendekati masa akhir pengerjaan atau mendekati masa finishing.

Kegiatan tinggal pengaspalan lantai jembatan dan pengaspalan oprit jembatan maupun pengerjaan ringan lainnya.

Menurut pihak kontraktor pelaksana saat ditemui media ini di lokasi proyek menyebut proses pengerjaan jembatan akan rampung sekitar tanggal 20 Januari 2025 dan sudah bisa dilewati kendaraan umum.

Liputan : Tambunan

Tinggalkan Balasan