PELALAWAN, SUARAPERSADA.com Bupati Pelalawan, H.Zukri Misran ternyata memiliki cara tersendiri untuk menilai kinerja pegawai dilingkungan Pemkab Pelalawan. Yakni dengan aplikasi “klik Pelalawan”.yang telah diluncurkan di hari jadi Kabupaten Pelalawan tahun 2022 lalu.
Setiap warga dapat mendownload aplikasi ‘Klik Pelalawan’ lewat play store di HP Android. Berbagai feature tersaji di aplikasi ‘Klik Pelalawan’ tersebut. Misalnya, klik lapor, klik pendidikan, klik berobat, klik lowongan kerja dan beragam menu. Hanya saja yang menjadi momok menakutkan bagi para pejabat adalah tersaji di fitur ‘klik lapor’.
Demikian disampaikan bupati H Zukri saat melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah terhadap enam jabatan tinggi pratama, hasil seleksi terbuka beberapa bulan yang lalu, Jumat (3/2/2023).
Disampaikan Orang nomor satu di Pelalawan ini, aplikasi ‘Klik Pelalawan’, barang kali satu satunya Kabupaten di Provinsi Riau memiliki aplikasi sendiri berbasis digital. Karena dengan adanya aplikasi ini, masyarakat tidak perlu lagi berjumpa langsung dengan Bupati, ataupun me-WA, cukup kunjungi aplikasi dan sampaikan persoalan di menu klik lapor.paparnya.
Jika masyarakat melapor berbagai persoalan berjumpa langsung, atau lewat pesan WA, sebagai manusia biasa kata bupati Zukri tak luput dari sifat pelupa. Sehingga persoalan yang disampaikan masyarakat kadang terlupa dan tidak jadi ditindaklanjuti, ucapnya.
“Jika masyarakat melapor melalui aplikasi klik Pelalawan, pasti tidak akan lupa dan dia tetap ada selagi aplikasi tetap ada sebagai jejak digital. Bahkan setiap setiap Coffee morning Senin pagi dievaluasi bersama kepala OPD di lingkup Pemda Pelalawan,” tegasnya.
Apalagi di aplikasi ini, bekerja dengan sistem yang sudah didesain sedemikian rupa. Misalnya, ada warga melaporkan jalan rusak atau persoalan apa saja, lalu difoto dan di upload di aplikasi ‘Klik Pelalawan’. Sistem aplikasi akan bekerja.
Jika pengaduan masyarakat ini tidak ditindak lanjuti oleh OPD yang berkaitan dalam waktu cepat, bupati Zukri akan memberikan tanda kuning bahkan tanda merah. “Nah di sinilah menjadi tolak ukur apakah OPD terkait bekerja atau tidaknya, ungkapnya.
Perlu digarisbawahi, kata Zukri, saat ini sesungguhnya yang ditakuti oleh pejabat disetiap OPD, bukanlah seorang Bupati, Wabup, Sekda ataupun BKD. Akan tetapi adalah aplikasi ‘Klik Pelalawan’ dengan fitur klik lapor, akunya.
“Dipastikan, kawan-kawan kepala dinas dan seluruh pejabat, kalian harus mulai takut dengan aplikasi fitur klik lapor di ‘Klik Pelalawan’. Sebab seluruh laporan ada disini. Jika tidak ditindaklanjuti, status di klik lapor ini tetap merah, jika tidak berubah statusnya menjadi hijau berarti anda tidak bekerja dan siap dievaluasi,” pungkas H.Zukri.(jsR)






















































