PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) kota Pekanbaru , SAAD mengakui kondisi berbagai ruas jalan di kota Pekanbaru, baik jalan alternatif maupun jalan lingkungan pemukiman banyak yang rusak parah yang harus segera diperbaiki. Hanya saja, pihak PUPR tidak bisa bertindak cepat untuk melakukan perbaikan, karena keterbatasan peralatan, sebut Plt. Kadis PUPR Pekanbaru di ruang kerjanya, Jumat (25/5).
Menurut Saad, saat ini pihaknya tengah memprioritaskan melakukan perbaikan di jalan – jalan alternatif simpang Mal SKA dan pasar pagi Arengka dan jalan Dharma Bakti. Karena jalan tersebut menjadi alternatif seiring pembangunan fly over. “Tetapi akibat kurangnya peralatan sesuai kebutuhan, pekerjaan sedikit lambat,” ujar Saad.
Lagi kata Saat, perbaikan jalan yang rusak, khususnya jalan alternatif, agak berbeda dengan sistim sebelumnya, yang hanya dengan tambal sulam. Tapi jalan yang berlobang terlebih dulu di potong dan dibersihkan material lama, baru diberi lapisan atau base. Dengan cara ini, diharapkan kondisi jalan bisa bertahan agak lama, terangnya.
Ditanya anggaran untuk perawatan jalan dan Jembatan. Menurut Saat, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menganggarkan sebesar Rp 1,5 milyar untuk perawatan Jalan dan Jembatan. Anggaran tersebut dipergunakan untuk melakukan tambal sulam di ruas jalan kota yang rusak dan berlobang.
Diakunya, jika melihat kondisi jalan yang rusak dan jumlah ruas jalan di Pekanbaru, anggaran tersebut amatlah minim. Namun pihaknya akan berupaya maksimal untuk memanfaatkan anggaran tersebut, tutupnya.**(jsn)






















































