PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Dalam tahun 2024, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) akan kembali menyelesaikan sejumlah persoalan banjir sesuai dengan masterplan pengendalian banjir. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah, Kamis (18/1).
Diuraikan Edu, saat ini terdapat 361 titik persoalan banjir yang harus diselesaikan sesuai masterplan tersebut. 280 titik diantaranya merupakan kewenangan Pemko Pekanbaru, kemudian Pemerintah Pusat 31 titik, BWSS 13 titik, BPJN 18 titik, pemerintah provinsi 29 titik, serta Pemerintah Kabupaten Kampar 18 titik. Khusus untuk 280 titik yang menjadi kewenangan pemerintah kota, terang Edward Riansyah.
“Intinya kita Pemko Pekanbaru terus berupaya untuk melakukan penanganan banjir di Kota Pekanbaru,” tutupnya.
Sebelumnya, Edu menyampaikan jika di 2024 ini Pemko Pekanbaru telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk penanganan banjir sesuai masterplan.
“Jadi Rp5 miliar itu untuk menyicil 280 titik itu tadi, bukan anggaran keseluruhan untuk penanganan banjir di 2024. Kalau secara keseluruhan, ada sekitar Rp30 miliar untuk penanganan banjir di 2024 ini,” ucapnya.***






















































