PEKANBARU, SUARAPERSADA. com- Belum lama ini Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dian Permata Indah, dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Inspekorat Kota Pekanbaru di salah satu Kedai Kopi di bilangan Jalan Riau Pekanbaru sekitar pertengahan Maret 2022 lalu.
Sumber informasi yang dirangkum media ini menyebutkan, peristiwa OTT tersebut sudah diketahui para pejabat di lingkungan Disdik Pekanbaru. Adapun modus Pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oknum Kepala Bidang (Kabid) SD tersebut adalah meminta jatah dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada sejumlah Sekolah Dasar Negeri yang Merger (Penggabungan dua sekolah menjadi satu) dengan nominasi lumayan besar, yakni 8 persen dengan dalih setoran ke Dinas.
Dikatakan sumber lagi, merasa tidak ada aturan pada Juknis penggunaan dana BOS, salah seorang kasek dengan menggunakan handphone androidnya merekam vidio pembicaraan sang Kabid saat rapat dengan para kasek yang merger. Atas dasar video inilah laporan kepada Inspektorat masuk sehingga terjadi OTT.
Lagi kata sumber, Apes bagi sang Kabid SD Disdik Pekanbaru ini, saat pertemuan dengan kroninya serta Kasek di salah satu Kedai Kopi di seputaran Jalan Riau, Tim Inspektorat datang dan langsung melakukan pemeriksaan. “Namun apa hasil dari temuan Inspektorat tersebut belum diketahui”ucap sumber.
Lagi kata sumber, selain issu Pungli, masih ada lagi kebijakan oknum Kabid tersebut yang memberatkan pihak sekolah yang diduga melanggar aturan. Salah satunya pemasangan CCTV di SD negeri dengan harga fantastik sampai 5 jutaan dan sekarang sudah banyak yang rusak, cetus sumber.
Kepala Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Dr.Ismardi Ilyas, M Ag yang dikonfirmasi terkait ulah bawahannya, mengaku geram dengan tindakan anak buahnya. Menurutnya, saat ini kasus tersebut telah ditangani Inspektorat, tindakan yang dilakukan nya merupakan pribadi, tidak ada hubungannya dengan Dinas. Jadi kalau benar, kejar terus hingga kelobang semut, tegas Ismardi Ilyas.
“Saya tidak pernah memerintahkan kepada siapapun untuk meminta uang ke sekolah. Jadi apa yang dilakukannya adalah pribadi. Silahkan di pertanggung jawabkan, ” tegas Kadisdik.
Kabid SD Disdik Pekanbaru, Dian Permata Indah, sebagaimana di lansir www.Bingkairiau.com, saat dikonfirmasi wartawan terkait OTT pungli hingga pemasangan CCTV. Ii menjawab enteng “No comment.
Saat ditanya soal OTT, Dian membantah bahkan balik bertanya, ” Dimana kejadiannya, mana buktinya. Tak ada saya melakukan itu,”akunya.
Semenjak rumor pungli ini beredar, upaya konfirmasi dan klarifikasi kepada Kabid SD Disdik Pekanbaru ini telah berulang dilakukan, namun tidak memberi jawaban. (jsR).






















































