ROHIL, SUARAPERSADA.com –
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir Dahniar M.Kes M.Kes melalui sekretaris Diskes Rohil, Ahmad Yusuf telah memerintah seluruh Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Diskes Rokan Hilir untuk waspada mengatisipasi masuknya virus Corona ke Rokan Hilir.
Dikatakan Ahmad Yusup, Dinas Kesehatan akan selalu melakukan croschek dan memantau ke semua unit pelayanan. Jika nanti ada ditemukan akan kita sampaikan, kata Ahmad Yusuf.
Menurutnya, sejak informasi adanya virus yang mematikan tersebut, sekalipun masih di negara lain, tetapi karena Indonesia merupakan salah satu negara tujuan wisata, maka perlu dilakukan antisipasi dini, terangnya.
“Kami sudah memerintahkan seluruh UPTD Puskesmas untuk selalu melakukan upaya untuk mensosialisasi serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya virus corona,”terang Yusup.
Begitu juga dengan seluruh Puskesmas di Kabupaten Rokan Hilir juga diminta untuk segera berkordinasi serta melaporkan kepada Dinas Kesehatan (Diskes) Rokan Hilir, jika ada hal-hal yang mencurigakan atau ada indikasi kearah itu agar segera di sikapi secara bersama, kata Ahmad Yusup.
Menurutnya, sebagai langkah antisipasi menghindari virus corona , pihaknya menganjurkan masyarakat agar selalu mencuci tangan dengan sabun. Hindari kontak langsung dengan penderita batuk, pilek. Dan bagi yang sedang mengalami batuk-batuk serta pilek dan selalu menggunakan masker, pesannya.
Dia berharap , Indonesia dan Rohil khususnya jangan sampai tersebar dengan Virus tersebut, harap Ahmad Yusup.
Hal tersebut disampaikan Ahmad Yusuf kepada media ini, seiring beredarnya issu ke beberapa grup WhatsApp wartawan di Rohil, yang menyebutkan ada dua orang penumpang dari Malaysia masuk ke kota Dumai yang terindikasi terkena virus corona dan sekarang sedang dalam pemeriksaan karantina.
Sebagaimana isi broadcast yang beredar di grup WhatsApp wartawan terkait endemi virus corona. Dan menghimbau masyarakat yang hari ini akan kepelabuhan diminta untuk menggunakan masker penutup mulut guna mengantisipasi penyebaran virus corona.
Sebagaimana diketahui, endemi virus corana telah menyebar ke seluruh daratan China. Virus dengan nama resmi 2019-nCov itu juga sudah menyebar ke beberapa negara.
Termasuk Korea Selatan, Amerika Serikat, Taiwan, Hong Kong, Singapura, Malaysia, Prancis, hingga Australia, dan kini sudah masuk ke Indonesia. Penyebaran endemi virus corona baru dengan nama resmi 2019-nCoV tergolong cepat.
Virus corna ini ditemukan pada akhir tahun lalu di Wuhan, Provinsi Hubei, China, saat ini lebih dari 2.000 orang di seluruh dunia sudah positif terinfeksi virus ini. Begitu menurut catatan dan data dari South China Morning Post. (man)





















































