Terjadi Lagi, Bencana Longsor Telan Korban

0
265

HUMBAHAS, SUARAPERSADA.com – Setelah sebelumnya terjadi di desa Hauagong dusun Sitahuis yang menelan korban jiwa dan luka berat kelurga Simamora, kali ini bencana alam tanah longsor kembali terjadi di desa Manalu, kecamatan Pakkat kabupaten Humbang Hasundutan (humbahas).

Informasi yang diperoleh crew media ini, Selasa (12/12/2023) rumah waraga bernama Pantinus Manalu tertimbun longsoran tanah dari bukit dibelakang rumahnya.

Diceritakan salah seorang sumber, kejadian sekitar jam 7.30 wib pagi, warga dikejutkan dengan suara gemuruh benda jatuh yang sangat kuat disertai getaran yang dapat dirasakan oleh warga sekitar. Kemudian warga menelusuri asal suara yang menimbulkan getaran dan menemukan bahwasanya telah terjadi tanah longsor dan menimpa sebagian rumah Pantinus Manalu.

Kemudian kepala desa Manalu, Bonor Sinaga bersama warga dengan menelusuri rumah yang tertimbun tanah longsor tersebut dan menemukan pemilik rumah Pantinus Manalu mengalami patah kaki dan luka luka serta istrinya boru Simanullang juga mengalami luka luka. Keduanya ditemukan di dapur rumah yang mana tempat itu yang mengalami kerusakan paling parah.

Selanjutnya kepala desa dibantu warga berupaya mengevakuasi korban dan melarikan korban ke Puskemas Pakkat guna mendapat pertolongan medis.

Untuk saat ini sesuai keterangan dari Bonor Sinaga korban Pantinus Manalu sudah dirujuk ke RSUD Dolok Sanggul guna mendapatkan perawatan yang lebih intensif, sedangkan istrinya setelah mendapat perawatan medis diperkenankan pulang dan untuk sementara tinggal di rumah keluarga di desa Manalu.

Selanjutnya atas kejadian ini kepala desa Manalu, Bonor Sinaga melaporkan masalah ini ke Camat Pakkat Ida Hayanti Marbun kemudian camat pakkat juga melaporkan ke Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor.

Atas informasi peristiwa ini Polsek dan Koramil Pakkat juga menurunkan aparatnya guna membantu pengamanan dan membatu korban.

Pada siang hari sekitar jam 2 siang atas perintah Bupati Humbahas, kadis Sosial F Pasaribu, Asisten III T Sakti Marbun, kabid Perkim Boima Tambunan serta rombongan langsung turun kelapangan didampingi camat Pakkat Ida Hayanti Marbun guna melihat secara langsung musibah yang terjadi.

Kepada wartawan suarapersada.com, Bupati Humbahas melalui Asisten III  menyampaikan bahwa disamping melihat langsung peristiwa yang terjadi tujuan kedatangan rombangan adalah bahwasanya Pemerintah Humbamg Hasundutan ada dan hadir serta perduli dengan masyarakat apalagi yang sedang tertimpa musibah bencana seperti saat ini.

Ditanya mengenai bantuan apa yang dapat diberikan oleh pemerintah. Tua Sakti Marbun menyampaikan, yang pertama kita memastikan korban ada tempat tinggal sementara dan terjamin makan minumnya, kedua bagi korban luka berat pemerintah akan memfasilitasi pengobatan sampai sembuh, ke tiga atas kerusakan rumah tinggal yang di alami korban pemerintah akan membantu mendirikan rumah yang baru dengan catatan bangunan yang akan dibangun harus diatas tanah milik korban.

“Selain itu masih ada bantuan yang lain yang dapat meringankan beban para korban yang lain misalnya kerugian ternak yang mati, persawahan yang gagal panen akibat tertimbun tanah longsor dan kita harapkan kepala desa segera membuatkan laporan kerugian yang dialami korban maupun warga sekitar akibat tanah longsor tersebut,” ujar Tua Sakti Marbun.

Seusai meninjau lokasi tanah longsor, rombongan menemui istri Pantinus Manalu di rumah kelurga sebagai tempat tinggal sementara guna menyampaikan belasungkawa atas musibah yang dialami keluraga sekaligus memberikan dorongan semangat agar cepat sembuh dan sehat kembali, serta menyampaikan bahwa bantuan yang akan diberikan oleh pemeritah nantinya akan dikoordinasikan dengan anak korban yang saat ini sedang berada di perantauan.

Keterangan yang diperoleh dari warga, Pantinus Manalu adalah pensiunan Polisi, istri boru Simanullang, memiliki 5 orang anak semuanya perempuan dan ke 5 anaknya berada di perantauan.**(jhn)

Tinggalkan Balasan