Beranda Breaking News Sigurunggurung Kembali Longsor, L300 Nyaris Tertimbun

Sigurunggurung Kembali Longsor, L300 Nyaris Tertimbun

4164
1
Sigurunggurung Kembali Longsor, L300 Nyaris Tertimbun
Sigurunggurung Kembali Longsor, L300 Nyaris Tertimbun

PAKKAT, SUARAPERSADA.com – Setelah longsor pertama pada Selasa (1/9) lalu, jalan propinsi yang menghubungkan Kabupaten Humbang Hasundutan dengan Kabupaten Tapanuli Tengah kembali longsor.

Longsor susulan ini terjadi di titik yang sama kawasan Hutan Negara Sigurunggurung, Desa Ambobi Paranginan, kecamatan Pakkat Kab. Humbang Hasundutan.

Baca juga : Akses Jalan Pakkat – Barus Putus Diterjang Longsor

Penuturan Kepala Desa setempat, Franki B. Pane, longsor susulan kembali terjadi pada Sabtu, 05 September 2020 pukul 23:00 WIB dan nyaris menghantam satu unit mobil Colt L300 yang sedang melintas di lokasi kejadian.

Pihak desa bersama masyarakat setempat berinisiatif melakukan pertolongan secepatnya dan melakukan penyelamatan.

Baca juga : Camat Pakkat Tekankan Semangat Juang Melawan Covid-19

Selanjutnya penanggulangan berupa gotong royong masyarakat bersama dengan TNI untuk menyingkirkan material longsor telah dilakukan guna memperlancar aruslalu lintas.

Kemacetan yang terjadi sejak Sabtu malam dan baru dapat diurai pada Minggu pagi (6/9/2020) pukul 09:00 WIB. Namun kondisi sebagian badan jalan masih tertutup material longsor setinggi 20 meter.

Material longsor yang berasal dari perbukitan hutan Sigurunggurung menutup sebagian jalan lintas Pakkat-Barus

Untuk itu, Kepala Desa setempat meminta pihak Bina Marga supaya menuntaskan penanggulangan material dimaksud guna kelancaran lalu lintas.

“Jalan ini sangat vital untuk mendukung kelancaran ekonomi di kedua kabupaten,” ujar Franki B. Pane.

Baca juga : Kerahkan Dua Alat Berat, Camat Pakkat Tanggap Bencana

Kepala Desa dan Uspika sangat mengharapkan penanggulangan ini tuntas dengan menyingkirkan seluruh material longsor.

Pantauan media ini, pihak Bina Marga, Camat Pakkat, Mangoloi Purba, personil TNI dan Kepolisian telah berada di lokasi, namun proses pengerjaan belum dilaksanakan menunggu kedatangan alat berat.**(AdeCandra/Jhn)

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan