Beranda Breaking News Kerahkan Dua Alat Berat, Camat Pakkat Tanggap Bencana

Kerahkan Dua Alat Berat, Camat Pakkat Tanggap Bencana

959
2
Kerahkan Dua Alat Berat, Camat Pakkat Tanggap Bencana
Kerahkan Dua Alat Berat, Camat Pakkat Tanggap Bencana

PAKKAT, SUARAPERSADA.com – Terputusnya akses jalan yang menghubungkan kabupaten Humbang Hasundutan dengan kabupaten Tapanuli Tengah akibat longsor, Selasa (1/9/2020) dikhawatirkan akan mengganggu roda perekonomian dua kabupaten ini.

Guna mengantisipasi dampak lebih jauh atas bencana alam ini, PT. Energi Sakti Sentosa (ESS) PLTA Sipulak menurunkan satu unit alat berat escavator untuk membersihkan matetial longsor.

Tanggap bencana yang dilakukan secara swadaya ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat dan para pengguna jalan yang berharap agar bisa segera melewati akses jalan satu-satunya ini.

Humas PT. ESS, Honward Banjarnahor kepada media ini menuturkan bahwa kejadian serupa memang sering terjadi di sepanjang jalan lintas ini. Mendengar informasi adanya longsor, kami sigap menurunkan alat untuk membantu mengevakuasi.

Baca juga : Akses Jalan Pakkat – Barus Putus Diterjang Longsor

Tidak berselang lama selanjutnya Uspika bekerja sama dengan PT Bina Marga kabupaten Humbahas terlihat datang dengan mengerahkan satu unit dozer. Begitu juga masyarakat yang dikomandoi Kepala desa Tukka Ambobi, Paranginan, F. Pane terlihat aktif mengerahkan kemampuannya menyingkirkan material longsor.

Kepada crew media, Camat Pakkat, Mangolotua Purba, ST, MM yang turun langsung mengungkapkan akan segera melakukan pemberaihan material, agar jalan ini bisa kembali dilewati.

“Penanggulangan ini akan diproses secepat mungkin sampai selesai, sehingga bisa di pakai masyarakat pengguna jalan,” ujarnya.

Lanjutnya lagi, upaya ini dilaksanakan dengan bapak Limbong dari PT Bina Marga kabupaten yang juga turut serta menurunkan bantuan satu dozer.

Baca juga : Akses Jalan Pakkat – Barus Putus Diterjang Longsor

“Walaupun cuaca masih hujan, proses penanggulangan akan terus kita kerjakan sampai selesai,” pungkasnya.

Pantauan di lokasi, antrian kendaraan sudah mencapai 1 km. Para penumpang dan pemakai jalan terlihat mulai resah. Sementara hujan yang masih turun terus menerus dikhawatirkan akan memicu longsor susulan.

Diberitakan sebelumnya, jalan yang menghubungkan kabupaten Humbang Hasundutan dengan kabupaten Tapanuli Tengah terputus akibat longsor, Selasa (1/9/2020).

Material longsor terlihat menutup akses jalan tepatnya di desa Ambobi Paranginan (Tukka) kecamatan Pakkat.**(AdeCandra/John)

2 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan