ROHUL, SUARAPERSADA.com – Sejak menjabat sebagai Senior Manager PTPN V Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Sei Rokan, Eisyen Firdausman, S.T terus melakukan pembenahan dan perbaikan yang berkelanjutan baik terhadap fasilitas mesin pabrik maupun penataan lingkungan PKS yang nyaman.
Dari kegigihan dan kerja kerasnya bersama karyawan, PKS ini telah berubah kearah yang lebih baik. Hal ini dibuktikan dengan diraihnya Golden CPO yang ke-2 setelah PKS PTPN V Sei Garo.
Kepada wartawan, Sabtu 2/5/2020, Firdaus, sedikit memaparkan kriteria untuk mencapai Golden CPO. Disebutkan bahwa penting untuk mempertahankan Asam Lemak Bebas (ALB) Crude Palm Oil (CPO) maksimal 3,5 persen dan pengelolaan pemanfaatan Land Application (LA) secara tertata.
“Untuk saat ini, PKS PTPN V telah memanfaatkan limbah cairnya sesuai dengan izin yang berlaku dengan realisasi sekitar 200 hektar kebun,” ujar Firdaus.
Mantainnace pabrik yang sehat dan selalu terjaga, penataan taman dan lingkungan yang senantiasa bersih serta house keeping yang baik menumbuhkan kenyamanan dalam beraktivitas dan peningkatan disiplin kerja bagi seluruh karyawan PKS.
“Bagi semua karyawan kita tanamkan rasa memiliki akan keberadaan asset perusahaan pabrik, sehingga dalam melaksanakan aktivitas kegiatan, mereka bekerja dengan ikhlas dan profesional,” tuturnya.
Senior Manager ini juga memaparkan sedikit treatment yang diterapkannya di PKS Sei Rokan, yakni dengan menerapkan sistem first in first out (FIFO), dimana Tandan Buah Segar (TBS) yang pertama masuk didahulukan untuk diproduksi dan diolah. Hal ini dilakukan untuk mencegah kenaikan (ALB) berkelanjutan. Pembentukan ALB dapat di tahan apabila TBS segera diolah.
“Kenaikan ALB dalam posisi blunder dapat mencapai 5 persen dalam satu hari. Penambahan jangka waktu blunder berbanding lurus dengan peningkatan ALB buah yang dapat naik hingga mencapai 8-9 persen, hal ini harus diantisipasi jangan sampai terjadi,” jelasnya.
Senior Manager Firdaus juga sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk menunjang aspirasinya menjadi “Raja di Pasar Kecil”.
Walaupun saat ini kategorinya peminat golden belumlah begitu banyak, namun ketika mulai muncul peminat golden dengan harga yang lebih bersaing, PTPN V PKS Sei Rokan sudah ready menjadi Raja di Pasar Kecil.
Untuk kapasitas olahan pabrik sejauh ini masih sangat aman, kemampuan olahan produksi pabrik masih di atas rata-rata1000 ton TBS perharinya.
Sejauh ini PTPN V PKS Sei Rokan telah mengantongi sertifikasi ICC, RSPO dan sertifikat jaminan halal, tentu hal ini juga memberi nilai tambah untuk menjadi Raja di Pasar Kecil.**(Ds)






















































