Pembangunan Jalan Dumai Bagan Besar ‘Lelet’

0
506

DUMAI, SUARAPERSADA.com – Pembangunan Jalan Dumai-Bagan Besar sistim konstruksi Beton Rigid K 350 dengan efektifitas panjang yang dikerjakan lebih kurang 17 Kilo meter, sampai saat ini masih tampak berlangsung pengerjaannya oleh kontrakror PT Vita Samudera (Vitas).

Dalam kontrak sebagaimana tertuang dalam papan proyek itu, pekerjaan pembangunan jalan tersebut semestinya telah berakhir per 30 Desember 2014 tahun lalu, namun sampai saat ini masih tampak terus dikerjakan.

Pengawas lapangan dari pihak Pekerjaan Umum (PU) Direktorat Jenderal PU wilayah Riau, Ronny ketika dikonfirmasi suarapersada.com terkait hal tersebut, enggan berkomentar.

Crew media ini telah mengirimkan pesan sms melalui nomor yang bersangkutan, namun hingga berita ini dilansir, Ronny sepertinya tidak bersedia menjawabnya.

Untuk diketahui, proyek Jalan Dumai Bagan Besar ini penganggarannya sistim tahun jamak atau multi years dengan menyerap anggaran APBN tahun 2012, 2013 dan 2014 sebesar Rp 106.980.581.964.

Proyek sepanjang 17 kilo meter ini dikerjakan PT. Vitas dengan konstruksi beton Rigid K 350. Ketebalan jalan yang dibangun 38 hingga 40 cm. Diantaranya 10 cm lantai kerja dengan mutu beton K 175 dan badan jalan 28 hingga 30 cm mutu K 350. Sedangkan lebar jalan ini 7 meter.

Jenis pekerjaan yang sampai saat ini masih tampak berlangsung dikerjakan oleh kontraktornya PT Vitas yakni pembentukan media jalan, pembentukan hingga penimbunan bahu jalan yang hanya ditimbun dengan tanah maupun dibeton dengan mutu beton rendah.

Ketua LSM Independen Pembawa Suara Pemberantas Korupsi, Kolusi, Kriminal Ekonomi Republik Indonesia (IPSPK3-RI), Ganda Mora menanggapi hal ini mengatakan, atas keterlambatan pengerjaan itu semestinya Dirjen PU wilayah Riau memberikan sanksi.

“Seharusnya PT Vitas ini sudah diblack list dan dikenakan sangsi denda sesuai perjanjian kontrak. Dan ini diatur dalam perpres 70 thun 2012 tentang Pengadaan Barang dan Jasa,” ujar Ganda singkat, (27/1). (Tambunan)

Tinggalkan Balasan