Mengekspolorasi Destinasi Ekowisata Mangrove Mengkapan dan Area Gembok Cinta Mangrove

0
1980
Kawasan Ekowisata Mangrove Mengkapan kabupaten Siak

KABUPATEN Siak dikenal sebagai Kota Istana Matahari Timur yang menyimpan berjuta pesona alam, serta berbagai budaya dan keragaman.

Jika selama ini masyarakat luas, yang berkunjung di kabupaten Siak hanya untuk melihat Istana serta taman air mancur zapin dan Bandar Tepian Sungai Jantan (Sungai Siak) serta bangunan bersejarah dan lainnya. 

Ternyata kabupaten Siak, masih menyimpan banyak lagi destinasi wisata alam yang menyejukkan hati dan pikiran serta memberikan suasana segar dan bisa menjadi pilihan tempat liburan akhir pekan bagi pengunjung, seperti Ekowisata Mangrove Mengkapan yang terletak di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit.

Kawasan Hutan Mangrove yang dikelola oleh kelompok Mangrove Lestari dan PT EMP Malacca Strait SA ini memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan Ekosistem alam.

Untuk menuju ke area wisata tersebut, jika pengunjung dari ibukota Kabupaten Siak, pengunjung bisa melintasi jalan Bungaraya-Sabak Auh, setelah itu kita akan melintasi jembatan Sultan Abdul Jalil Rahmansyah (Teluk Mesjid) yang menjadi salah satu ikon kecamatan sungai apit.

Di sepanjang perjalanan menuju Ekowisata Mangrove Mengkapan diatasi jembatan Teluk Mesjid pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan yang indah dan menyejukkan mata melihat hamparan persawahan serta kapal besar yang melintasi sungai Siak dibawah jembatan Teluk Mesjid. Pengunjung mengabadikan momen yang indah dengan berswaphoto dari atas jembatan. Di ujung jembatan terdapat bundaran lalu belok kanan yang melintasi Kampung Teluk Mesjid menuju ibukota Kecamatan Sungai Apit, dan kita langsung mengarah Kampung Mengkapan, kita akan menemukan papan petunjuk yang bertuliskan jembatan Hitam Ekowisata Mangrove Mengkapan.

Kawasan Ekowisata Mangrove Mengkapan ini menawarkan berbagai wisata edukasi tetang mangrove, mulai dari pembibitan, penanaman dan sebagainya untuk para pengunjung.

Salah satu spot menarik di kawasan Ekowisata Mangrove Mengkapan terdapat jembatan kayu berwarna hitam. Di jembatan hitam ini kita dapat menikmati keindahan kawasan yang memiliki pantai dan hamparan laut sekaligus untuk berfoto mengabadikan momen indah.

Bagi pengunjung yang hobi memancing, di kawasan Ekowisata Mangrove Mengkapan juga memiliki spot untuk memancing dan berbagai jenis ikan laut di hamparan laut selat lalang.

Yang tak kala menariknya lagi, di kawasan Ekowisata Mangrove Mengkapan ini juga di sediakan suatu area yang dinamakan Gembok Cinta Mangrove, di mana para pengunjung datang kesini memasang gembok dengan tujuan agar ikut serta mencintai mangrove dan melestarikannya.

Jadi para pengunjung tidak perlu jauh-jauh datang ke jembatan Pont Des Artis, Paris, untuk memasang gembok cinta anda, dengan adanya gembok cinta di kawasan Ekowisata Mangrove Mengkapan dapat juga menambahkan penghasilan masyarakat sekitar mangrove. Wisata Alam Ekowisata Mangrove Mengkapan ini biasanya selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah, terutama di akhir pekan dan libur panjang, tutup Masdar salah seorang pencetus Ekowisata Mangrove Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.**(Harun)

Tinggalkan Balasan