Lusa, Oesman Sapta Lantik ‘Gebu Minang’ Riau

0
1660
Ketua DPW Gebu Minang, Arsadianto Rachman
Ketua DPW Gebu Minang, Arsadianto Rachman

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (Gebu Minang) Dr. H. Oesman Sapta Odang (OSO) dijadwalkan melantik Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gebu Minang Provinsi Riau Masa Bakti  2018-2023, di Ball Room Grand Central Pekanbaru, Ahad (26/8/2018) malam. Pelantikan ini merupakan langkah awal Gebu Minang bergerak di Bumi Lancang Kuning.

Ketua DPW Gebu Minang Riau  H Arsadianto Rachman mengatakan, awalnya Gebu Minang merupakan Gerakan Seribu Minang yang bertujuan untuk membantu kampung halaman oleh para perantau Minang. Tapi belakangan di rubah menjadi Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang dengan sasaran tetap warga Minang di perantauan. ”Diharapkan jadi momentum bangkitnya ekonomi dan budaya Minang sebagai bagian dari ekonomi dan budaya nasional,” ujarnya.

Baca jugaBagi- Bagi Masker Bertulisan “Jangan Mudik” Kapolresta Pekanbaru Gelar Pos Check Point Operasi Ketupat Lancang Kuning 2020

Menurut Anto Rachman, dalam pergerakannya ke depan, DPW Gebu Minang Riau perlu dukungan segenap pihak, terutama penggiat ekonomi dan budaya, pengusaha, dan pemerintah. Sebab, Gebu Minang tak mungkin jalan sendiri tanpa dukungan ‘stakeholder’ dan pihak terkait.

Baca jugaKapolda Riau Tinjau Pelaksanan Pengamanan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2020.

Lebih jauh dijelaskan, seiring format Gebu Minang sebagai Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang, maka program yang diusung pengurus untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Sedangkan mekanisme dan sistem ekonomi yang dijalankan, nanti akan dimusyawarahkan bersama.

“Ekonomi masyarakat itu ke depan harus bisa bersaing di pasar global dan mampu menerapkan teknologi yang terus berkembang,” kata Anto Rachman yang didampingi Sekretaris DPW Gebu Minang Riau Baikal, dan Ketua Panitia Marjoni Hendri.

Baca juga : Kapolda Riau Tinjau Pelaksanan Pengamanan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2020.

Pengurus DPW Gebu Minang yang akan dilantik berjumlah 241 orang, dilengkapi dengan Dewan Penasihat, Dewan Pituo, Dewan Penyantun,  Dewan Pakar, dan Bundo Kanduang. ”Pengurusnya agak gemuk, karena banyak yang mau berpartisipasi,” kata Baikal menambahkan.**(rls/bgNaga)

Tinggalkan Balasan