KBS Inisiasi RUU Perlindungan Buruh Kelapa Sawit

0
170

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Besarnya penerimaan Negara dari sektor perkebunan kelapa sawit ternyata tidak berbanding lurus dengan tingjat kesejahteraan buruh. Hal tersebut menjadi landasan utama perlunya undang undang khusus tentang perlindungan buruh perkebunan kelapa sawit.

Hal itu disampaikan Dr. Janpatar Simamora, SH, MH dalam acara workshop Koalisi Buruh Sawit Region Sumatera yang membahas tentang draft Rancangan Undang Undang (RUU) Perlindungan Buruh Perkebunan Kelapa Sawit, Rabu (23/2/22) di Hotel Grand Antares, Medan.

Menurut Dr. Janpatar Simamora, pembahasan RUU ini tidak terlepas dari fakta kondisi buruh kelapa sawit yang semakin buruk ditengah keberhasilan pemerintah mengangkat harga komoditi sawit.

“Tingginya resiko kerja buruh kelapa sawit, target kerja yang tinggi, upah murah dan kurangnya perhatian pemerintah adalah persoalan yang harus dihadapi oleh buruh kelapa sawit,” paparnya.

Untuk itu, lanjut Dr. Janpatar Simamora, perlu ada peraturan khusus (lex specialis) yang bisa melindungi buruh kelapa sawit.

Acara yang diinisiasi Koalisi Buruh Sawit (KBS), SERBUNDO dan OPPUK itu dihadiri oleh 26 peserta perwakilan Serikat Buruh se Indonesia.

Selain DR. Jan Patar Simamora, SH, MH, juga hadir melalui sambungan zoom DR. Agusmida SH,
MH yang membahas teknis Strategi Pembuatan Peraturan Perundang Undangan.**(jsr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here