Kapolda Riau Pimpin Apel Operasi Kontijensi Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Muara Takus 2020

0
287
Kapolda Riau, Agung Setya Imam Efendi Menyampaikan Amanat saat Apel Kesiapan Operasi Kontijensi Aman Nusa II

PEKANBARU SUARAPERSADA.com – Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi memimpin Apel Kesiapan Operasi Kontijensi Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Muara Takus 2020 di halaman Apel Mako Brimobda Riau jalan KH Ahmad Dahlan Pekanbaru, (22/03/2020)

Dalam amanatnya, Kapolda Riau menyampaikan, bahwa Apel ini merupakan kesiapan kita dalam operasi aman Nusa II pencegahan Covid19. Hal Ini sangatlah penting bagi kita dalam melaksanakan operasi ini. Pelatihan kepada personil yang terlibat khususnya penanganan Covid-19 akan kita lanjutkan, tegas Kapolda.

Disebutkannya, kita harus terus memberikan himbauan kepada masyarakat dalam pencegahan dan penanganan Covid19. Polri harus berperan aktif dan harus mampu memutus mata rantai penyebaran Covid19. Kita harus mampu melaksanakan tugas ini dengan baik, sehingga masyarakat mengerti apa yang kita himbau terangnya.

Lagi kata Kapolda Riau ini,  dalam melaksanakan operasi ini, kita harus berkoordinasi dengan tingkat provinsi dan kabupaten. Kita juga harus terus tingkatkan sinergi dengan gugus tugas dari Provinsi. Kita harus ikuti terus perkembangan terkait Covid19 ini baik dari pusat maupun provinsi.

Kapolda juga meminta, agar kita menjaga kebersihan di sekitar kita, menjaga jarak saat berada di keramaian. Seluruh protokol di pemerintah wajib kita laksanakan. Mulai dari Mabes Polri sampai ke Polsek polsek. Dalam struktur Operasi aman Nusa ini, Biddokkes dan Rumkit menjadi unsur terdepan dalam penanganan. Maklumat Kapolri agar dipahami dan dilaksanakan. Termasuk dilaksanakannya Sosialisasikan kepada masyarakat agar mudah dipahami. Masing masing komandan yang terlibat dalam tugas ini agar dapat mengarahkan anggotanya dengan baik, pintanya.

Diakhir amanatnya Kapolda mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir dalam apel Kontijensi dan pengamanan Covid-19, dalam Operasi Aman Nusa II. Kesiapan Polda Riau di tunggu oleh masyarakat agar mampu memberikan rasa aman dalam pencegahan Covid-19.

Menurut Kapolda, Operasi ini akan berjalan sesuai dinamika yang struktur dan terkendali. Kita harus mampu memastikan bahwa personil Polri tidak terpapar Covid-19 ini, tutupnya.

Usai acara, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi kepada  wartawan menegaskan, total personil Polda Riau yang disiagakan sebanyak 630 personel. Dan jika digabungkan dari Polres jajaran Polda Riau adalah sebanyak 1.200 personel. Operasi ini dimulai dari Operasi dalam pencegahan, Operasi penanganan sampai Operasi rehabilitasi, yang melibatkan lima satgas yang ada dalam Operasi ini, urai Kapolda.

Ditanya kapan operasi dimulai. Kapolda mengatakan, Operasi akan dijalankan dari tanggal 19 Maret sampai 17 April nanti.  “Kesiapan personel dan peralatan kita sudah benar benar siap untuk penanganan Covid-19 dan kita akan melaksanakan operasi ini dengan tuntas, ujar Agung.

Ditanya tentang penutupan tempat tempat hiburan yang sifatnya keramaian. Menurutnya, Polda Riau dan jajaran akan meneruskan maklumat kapolri. Tentu ini sudah dijalankan. Dan kita harus terus saling menjaga untuk tidak berkumpul dalam jumlah yang banyak. Tindakan tegas akan kita laksanakan. Kapolda juga menjamin bahwa pengerahan personel untuk operasi aman Nusa II ini tidak menggangu dalam Operasi pemadaman karhutla.

Ditambahkannya, Kita memiliki lebih dari sebelas ribu personil Polri di seluruh Riau. Jadi pengerahan sebesar seribu dua ratus personil untuk Operasi aman Nusa II seperti ini tentu tidak akan mengganggu Operasi Pemadaman Karhutla. “Polda Riau ingin berkontribusi bersama sama di provinsi ini untuk memutus mata rantau Covid-19”,tutupnya.

Disisi lain, juru bicara Gugus Tugas penanganan Corona Provinsi Riau, Dr Indra Yopi mengatakan bahwa Semua lapisan harus ikut dalam mencegah dalam penanganan Covid19. Hingga saat ini di Riau yang positif terinfeksi Virus Corona masih 1 orang . Kondisi pasien ini masih baik dan terjaga. Jika dua kali lagi kita test dan sudah negatif maka yang bersangkutan bisa kita pulangkan, terang Yopi. (rls(jsR)

Tinggalkan Balasan