Anak Rimba Goyang Chevron, Pemprov Riau “Diam” Nikmati DBH

0
945

SIAK, SUARAPERSADA.com – Ancaman residu logam berat yang terkandung dalam limbah B3 aktivitas pertambangan PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI) yang dipersoalkan yayasan lingkungan hidup Anak Rimba Indonesia (ARIMBI), bukan hisapan jempol.

Hasil investigasi ARIMBI yang dibedah dalam diskusi publik bertema “Selamatkan Riau dari Pencemaran Limbah B3 Tanah Terkontaminasi Minyak”, Jumat (9/4/21) di hotel Furaya Pekanbaru, Riau, memantik reaksi Forum Mahasiswa Minas (FMM).

Senin (12/4/21) pagi sejumlah mahasiswa yang di kordinir Yoki Indra mendatangi Get Alfatah Komplek PT Chevron Pacific Indoensia (PT CPI) di Minas, Siak, Riau, untuk menyampaikan orasi.

FMM menuding Chevron penyebab rusaknya ekosistem sungai di kecamatan Minas dan lahan pertanian warga. Kendati sudah didesak namun Chevron tidak pernah menggubrisnya sampai saat ini.

“Warga resah dengan dampak negatif kegiatan pertambangan ini. Kami dari FMM ingin melakukan aksi ini untuk meminta pemulihan lingkungan,” katanya.

Sebelumnya, Arimbi dalam diskusi juga meminta agar Pemerintah Riau jangan lepas tangan soal pemulihan lingkungan jelang hengkanya PT CPI dari Blok Rokan ini.

Hal tersebut disampaikan Kepala Suku Anak Rimba Indoensia, Mattheus Simamora kepada beberapa media.

Menurut Mattheus, dari observasi yang dilakukan ARIMBI menemukan pencemaran limbah dibeberapa lokasi warga termasuk di Pusat Pelatihan Gajah dan di kawasah hutan konservasi Tahura.

“Dua tempat ini notabene dibawah tanggungjawab Kementerian Lingkungan Hidup. Tetapi sepertinya pencemaran yang terjadi di kawasan itu sengaja dibiarkan. Padahal dalam hal ini Chevron diduga telah melakukan kejahatan lingkungan,” ujar Mattheus.

Sementara, lanjut Mattheus, pemerintah provinsi Riau selama ini hanya sibuk mengejar Dana Bagi Hasil (DBH) migas tanpa mau perduli dengan upaya pemulihan lingkungan.

“Itu artinya apa ? Sedikit DBH yang diambil pemprov Riau dari keuntungan migas ini, ternyata telah mengorbankan kesehatan masyarakatnya sendiri,” pungkasnya.**(TIM)

 

Tinggalkan Balasan