Meski Suasana Covid.19, Pembangunan Di Rohul Tetap Optimal

0
200
Bupati Rokan Hulu, H.Sukiman Menyerahkan LKPJ Tahun 2020

ROKANHULU, SUARAPERSADA.com– Meski ditengah pandemi Covid-19, yang sangat berimbas terhadap perekonomian. Namun bagi Pemerintah daerah Kabupaten Rokan Hulu bukanlah menjadi penghambat dalam pelaksanaan pembangunan. Hat tersebut tampak dalam penggunaan APBD Tahun Anggaran (TA) 2020. Dimana Pemerintah Kabupaten Rohul tetap melaksanakan Program Pembangunan yang berorientasi untuk kepentingan masyarakat.

Berbagai program strategis tetap berlangsung dengan capaian yang memuaskan. Seperti pembangunan Infrastruktur pedesaan berjalan optimal, Kesehatan dan program lainnya. Hal tersebut nampak pada pertumbuhan ekonomi yang maksimal serta menurunnya angka kemiskinan.

Hal itu terungkap dalam Laporan Kerja Pertanggung jawaban (LKPj) tahun anggaran 2020, yang disampaikan Bupati Rohul, H.Sukiman kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Rohul, dalam Sidang Rapat Paripurna, Senin (29/3/2021).

Rapat Paripurna penyampaian LKPJ Bupati Rohul Tahun Anggaran (TA) 2020 yang berlangsung diruang Paripurna DPRD Rokan Hulu ini, dipimpin Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra dan dihadiri anggota DPRD Rohul, serta Kepala OPD dilingkungan Pemkab Rohul.

Bipati Ruka. Hulu, H.Sukiman salam sambutannya mengatakan, “Saya atas nama Pemkab Rohul mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Rohul, yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan LKPJ Tahun 2020 dalam Rapat Paripurna terhormat ini,” kata Bupati H. Sukiman mengawali pembacaan LKPJ Tahun 2020.

Dijelaskan Sukiman, LKPJ Bupati Rohul Tahun 2020 ini merupakan LKPJ Tahun ke V kepemimpinan Bupati Rohul periode 2016-2021. Secara konstitusional wajib disampaikan setelah berakhirnya tahun anggaran, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Dalam rapat paripurna ini, Bupati H. Sukiman menyampaikan LKPJ pengelolaan keuangan daerah Rohul tahun 2020 yang perlu digaris bawahi, bahwa LKPJ tersebut masih dalam pemeriksaan Audit oleh BPK Perwakilan Provinsi Riau.

“Secara umum Pendapatan APBD 2020 bersumber dari PAD, Dana Perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah. Proporsi realisasi anggaran PAD Rohul tahun 2020 bersumber dari Dana Perimbangan yang terealisasi Rp 1.147.563.879.898,30 sedangkan pendapatan daerah lain yang sah dengan realisasi mencapai Rp 361.425.768.796,90,” urai Sukiman

Selanjutnya PAD Rohul tahun 2020 mencapai Rp 101.038.192.579,64, Target APBD Rohul tahun 2020 Rp 1.691.893.130.264 dengan realisasi Rp 1.522.580.070.083,16,” terang Sukiman

Lanjut H.Sukiman, dari Porsi APBD Rohul 2020 itu digunakan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 955.309.913.268,19 dengan realisasi Rp 909.090.560.349,17, sedangkan belanja langsung 2020 senilai Rp 736.579.260.953,84, dengan realisasi mencapai Rp 613.489.590.733,90.

“Berdasarkan perkembangan yang terjadi terhadap APBD Rohul 2020 terdapat beberapa hal yang melatarbelakangi perubahan kebijakan Umum APBD tahun 2020, seperti adanya perkembangan tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD Rohul 2020 khususnya dalam penerimaan daerah, ujarnya

Orang nomor satu di Rohul ini manambahkan, selain itu adanya pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar belanja pengalokasian anggaran untuk pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19, sebut Sukiman menyudahi. (ADV/Kominfo)

Tinggalkan Balasan