Supir Angkot Medan Bus Dipukul Pakai Senpi

0
891

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Deni (38) warga Jalan Panglima Denai, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, dipukul dengan senjata api (senpi) oleh pria yang diduga oknum polisi, pada bagian telinga sehingga mengeluarkan darah.

Kejadian yang menimpa supir angkot ini terjadi di Simpang Jalan Panglima Denai, tepatnya sekitar 20 meter dari fly over Amplas, Senin (31/08).

Seorang ibu penjual rokok di simpang lampu merah yang tak jauh dari lokasi kejadian, mengatakan, saat itu korban dengan mengemudikan angkot Medan Bus 46 datang dari arah Jalan Panglima Denai menuju perempatan di bawah fly over, dan berniat memutar angkotnya untuk kembali ke Jalan Panglima Denai arah ke Menteng.

Saat itu, pelaku yang menaiki sepeda motor Yamaha RX-King berada di belakang angkot korban. Perilaku korban yang memutar angkotnya itu menyebabkan jalan dibelakannya agak macet. Pelaku yang di belakang angkot merasa tidak sabar, kemudian mendatangi korban. Selanjutnya pelaku langsung memukul telinga kanan korban menggunakan senpi hingga mengeluarkan darah.

Warga dan pengendara lain yang menyaksikan kejadian tersebut tidak berani ikut campur karena melihat pelaku menggunakan senpi. Kejadian itu berakhir setelah korban menjalankan angkotnya dan pergi ke RS Estomnihi untuk berobat.

“Karena pelakunya itu nggak sabar, dia langsung turun dari keretanya (sepeda motor) trus langsung mukul supir itu sampe kepalanya berdarah. Kayaknya pelakunya itu polisi, soalnya dia pake pistol,” kata ibu paruh baya itu kepada suarapersada.com.

Karena korban tidak mengenal pelaku, rencananya pihak kerabat korban akan berupaya mencari tahu identitas pelaku untuk kemudian dilaporkan ke Bid Propam Poldasu.

“Kita masih cari identitas pelaku, kami yakin kalau pelakunya itu polisi. Kalau identitasnya sudah dapat, kami mau laporkan ini ke Bid Propam Poldasu,” kata Rusdi, salah satu keluarga korban.**Win

Tinggalkan Balasan