Sekdes Puji Mantan Pimpinan, Sekalipun Sudah Tidak Menjabat

0
937

ROHIL, SUARAPERSADA.com – Sekretaris Desa (Sekdes) Teluk Pulai, Kecamamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Derman puji mantan pimpinannya, kendati pimpinannya itu sudah Kalah dalam pemilihan penghulu secara serentak.

Dia mengatakan, dibenaknya Sutarno adalah seorang pemimpin yang bersahaja dan dekat dengan bawahannya. Hal itu diungkapkannya, kepada crew SURAPERSADA.Com, saat bincang-bincang diruang kerjanya pada Jumat (8/12/2017) kemarin.

Sangkin simpatinya, dirinya dan para staf Kepenghuluan Teluk Pulai berencana akan menemui mantan pimpinannya itu di Kediamannya di Teluk Rukam.

“Ini kami ada rencana bersama dengan staf mau berkunjung sekaligus bersilaturahmi ke rumah beliau, yah sekedar bincang-bincang,” tukas Derman.

Namun dirinya tidak menampik, jika dirinya sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kepenghuluan Teluk Pulai dengan jabatan sebagai seorang Sekretaris, dirinya mengaku tetap bersikap netral dalam pelaksanaan pemilihan penghulu secara serentak yang dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2017 kemarin.

Menurutnya ukuran sebuah kesuksesan pemilu itu bukan hanya dinilai dari nomor urus berapa dan siapa yang menjadi pemenang. Namun, itu harus di dukung oleh keberhasilan dan peningkatan sumber daya manusia, kata pria kurus yang sehari-harinya itu gemar menghisap rokok Gudang Garam (GP) tersebut tanpa merinci lebih jelas lagi.

“Kemarin saya menyampaikan kepada masyarakat untuk berbondong-bondong datang ke 12 TPS yang sudah di sediakan panitia, kalau masalah pilihan ya itu terserah masing-masinglah,” katanya seraya menikmati gurihnya rokok GP yang terselip di jemarinya.

Kata Sekdes, dari 4000 (empat ribu) jumlah penduduk di seluruh Kepenghuluan Teluk Pulai, ada sebanyak 1500 Kartu Keluarga (KK), dan 4.072 Daftar Pemilih Tetap (DPT), sedangkan tidak memilih atau golput sebanyak 856.

“Banyak juga kemarin yang tidak datang memilih, mungkin ada faktor lain, seperti pergi melaut, karena rata-rata disini rutunitas masyarakatnya sebagai nelayan, kalau persentase sekitar hampir 80 (delapan puluh) persen, yang jelas siapa pun penghulu terpilih, Itulah bos kami,” ujar Derman.**(Wis)

Tinggalkan Balasan