Massa Ampel Labusel Geruduk Kejatisu

0
459

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Puluhan massa yang mengatas namakan dirinya Aliansi Mahasiswa Pemuda Labuhanbatu Selatan (Ampel Labusel) mendatangi gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) di Jalan AH Nasution Kec. Medan Johor, Kamis (26/02).

Dalam aksinya, massa menanyakan tindak lanjut atas laporannya terkait dugaan korupsi NJOP tanah pertapakan  kantor  Bupati  Labusel tahun 2011 senilai Rp 1,6 miliar, pengerjaan dari Bantuan Dana Bawahan kepada  Pemerintah Kabupaten Labusel tahun 2013 senilai Rp 61 miliar yang tidak tepat dalam pengerjaannya. Selain itu, dugaan korupsi pengadaan Alkes tahun 2012, pembangunan perumahan samping komplek perkantoran Pemkab Labusel serta Pemberian mobil pinjam pakai kepada anggota DPRD Labusel periode 2009-2014 dan kepada instansi vertikal.

“Kami minta tindak lanjut dan tindak tegas koruptor tanpa pandang bulu, panggil dan periksa Bupati Labusel,” kata Koordinator aksi Muhajir Limbong kepada suarapersada.com.

Massa juga menyatakan, mosi tidak percaya kepada Kejatisu setelah dua kali kedatangannya namun tidak ada tindak lanjutnya. “Kami sudah dua kali kemari, tapi hanya janji yang kami terima, tidak ada kejelasan,” kesalnya yang akan mengirimkan surat mosi tidak percaya atas kinerja Kejatisu ke Kejaksaan Agung.

Dalam aksi tersebut, sebagai bentuk kekesalannya, massa menyembelih ayam kampung di depan pintu gerbang di atas keranda dan menggantungnya di pintu pagar masuk Kejatisu kemudian, membakar keranda tersebut sebagai bentuk kalau penegakan hukum di Kejatisu tidak mampu menangkap koruptor.
Perwakilan dari Staff Humas Kejatisu, Noprianto Sihombing, pun datang menemui massa aksi. Namun masssa tidak percaya akan jawaban atas aksi tersebut.

“Kita sudah menyampaikannya kepada atasan, dan masih dalam proses,” ujar Noprianto.(Win)

Tinggalkan Balasan