PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-Setelah menggelar aksi Sholat Jenazah untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) , sekitar 50 mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Pekanbaru, Jumat(20/3) pagi, kembali menggelar aksi.
Kali ini aksi dilakukan di halaman Gubernur Riau. Dalam aksi tersebut, mahasiswa UIN Suska mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau segera ambil bagian dalam aksi pemakhzulan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
“Apa yang dilakukan Jokowi ini kini sudah menyengsarakan rakyat. Harga harga kebutuhan melambung tinggi, rupiah terpuruk, kepastian hukum tidak ada. Tengok saja pada kasus pertikaian Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polri,’’ tukas Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Said Firdaus, dalam orsinya.
Presiden Jokowi, sebut Said Firdaus, mesti mengambil kebijakan strategis. “Jika tidak bersiap siap lah untuk dilengserkan pada 20 Mei nanti,’’ ancam mahasiswa.
Menanggapi tuntutan mahasiswa BEM UIN Suska ini, Asisten I Setdaprov Riau, Kasiarudin berjanji akan meneruskannya ke atasannya, Plt Gubernur Arsyadjuliandi (Andi) Rachman.
Saat didesak kapan keputusan konkret dari Andi Rachman soal Jokowi ini, Kasiarudin tidak dapat berjanji.
“Intinya kan aspirasi ini disampaikan kepada Plt Gubernur, kan? Saya pasti sampaikan aspirasi anak atau adik-adik sekalian,’’ tegas Kasiarudin. Setelah mendengar penjelasan itu, massa mahasiswa ini pun membubarkan diri dengan tertib.***
















































