15.195 Siswa SMA Sederajat Terdaftar Peserta UN

0
689

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-Sebanyak 15.195 siswa SMA sederajat terdaftar menjadi peserta Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2014-2014. Penyelenggaraan UN tahun ini dibagi dua metoda, sistem Computer Based Test (CBT) dan sistim Paber Based Test (PBT).

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Disdik) Kota Pekanbaru, Muzailis SPd kepada Suara Persada.com, Jumat (20/3). Disebutkannya, pelaksanaan UN mulai tanggal 13 hingga 22 April 2015 dengan peserta berjumlah 15.195 orang.

“Terdari dari 4165 peserta SMA Negeri, 2802 siswa SMA swasta, 507 siswa MAN dan 460 peserta dari SMA swasta . Sementata SMK Negeri 2956 dan swasta 4305 peserta,” ucapnya.

Mijailis menyatakan kelulusan peserta sepenuhnya wewenang pihak sekolah. UN sendiri bertujuan untuk pemetaan secara nasional mata pelajaran sebagai dasar untuk melanjutkan peindidikanyang lebih tinggi.

Jika hasil UN nanti rendah atau dibawah standart, kata Mijailis, bisa diulang pada tahun berikutnya. Artinya, bisa mengikuti UN kembali untuk memperbaiki nilai.

“Hasil UN akan diterbitkan dalam bentuk Surat Keterangan,” ujar Muzailis.

Ditanya tentang sistem penilaian, urai Muzailis, hasil akhir nilai merupakan penggabungan nilai rapor dan ujian sekolah. Sementara untuk kelulusan, ditentukan dengan tiga indikator. Antara lain, (1) anak harus menyelesaikan seluruh program pembelajaran, (2) sikap dan perilaku dinilai baik oleh sekolah, dan (3) lulus ujian sekolah.

Terkait pelaksanaan ujian, delapan sekolah akan digelar dengan sistim Computer Based Test dan selebihnya masih dengan sistim lama, yakni sistim Paper Based Test. Dipilihnya delapan sekolah tersebut, berdasarkan hasil verifikasi pihak Pustekkom Kemendikbud perihal kesiapan Local Area Network (LAN). Adapun sekolah dimaksud adalah, tingkat SMA tiga sekolah dan SMK lima sekolah.

Ditanya, target kelulusan dan perolehan nilai. Menurut Muzailis, pihaknya optimis akan lebih baik dari tahun sebelumnya, khususnya dalam perolehan nilai, baik untuk tingkat provinsi dan nasional. Hal tersebut mengacu kepada hasil uji coba atau try Out yang dilaksanakan pihak sekolah, MKKS Khusus TO dari Disdik.***(JSN)

Tinggalkan Balasan