Kasus Pembobolan Tas Bagasi Liaon Air JT-133, Otban KNIA Tegur Secara Lisan

0
615

KUALANAMU, SUARAPERSADA.comKasus pembobolan tas bagasi milik penumpang Sumarni, warga Kota Medan berangkat dari Penang menuju KNIA dengan pesawat Lion Air JT-133. Dia mendarat pada Jumat (27/05) pukul 12.15 Wib di KNIA. Saat mengambil tas bagasinya dia menemukan posisi tas sudah tidak tergembok dan gemboknya rusak. Lantas wanita itu marah dan meminta pertanggung jawaban pihak Lion Air .

Pasalnya obat senilai jutaan rupiah dalam toples dan dimasukkan dalam tas tersebut hilang,

Terkait kasus ini pihak Otoritas Bandara (Otban)Wilayah II Medan sudah memberikan teguran secara lisan kepada pihak Lion Air untuk memperbaiki pelayanannya.

“Lion Air sudah kita panggil. Kami selaku regulator pengawas pada operasional penerbangan sudah memberikan teguran pada pihak Lion Air sekaligus meminta agar menyelesaikan persoalan ini,” kata pihak Otban Wilayah II Medan, melalui Kepala Bidang Pengawasan Operasional, Agung Prihariyatno kepada wartawan, (31/05).

Dia menegaskan, bila kejadian itu terulang lagi maka pihaknya akan memberikan teguran tertulis pada ground handling Lion Air mengingat keamanan dan kenyamanan di bandara harus benar-benar terjaga.

Selain memanggil pihak Lion Air, kata dia, Otban juga memanggil pihak avsec PT Angkasa Pura II karena tidak adanya laporan terkait kejadian tersebut.

Sementara, PT Angkasa Pura II melalui Deputy Operasional Bandara KNIA, Yos Suwagiono, saat dikonfirmasi mengatakan, pengawasan bagasi itu tak sepenuhnya menjadi tanggung jawab avsec bandara, karena pihak airlines juga punya avsec yang mengawasi.

“Kita sifatnya memback-up saja. Namun kami sebagai pengelola juga akan berupaya maksimal menjaga kenyamanan dan keamanan bandara ini. Atas kejadian itu kita juga masih menyelidiki siapa pelaku pembobolan bagasi itu,” kata Yos.**Win

Tinggalkan Balasan