MEDAN, SUARAPERSADA.com – Pengemudi kendaraan di Sumut kurang tertib berlalulintas. Terbukti jumlah pelanggaran lalu lintas pada Operasi Patuh Toba 2016 jumlah pelanggaran 35.734. Jadi meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya 33.881.
Kabid Humas Poldasu, AKBP Rina Sari Ginting mengatakan, jika dipersentasikan jumlah angka pelanggaran lalu lintas pada Operasi Patuh 2016 meningkat sebesar 5,5 persen.
“Jumlah tilang juga mengalami peningkatan pada tahun ini yaitu sebanyak 31.489 atau mengalami peningkatan sebesar 12,7 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu sebanyak 27.931,” ujarnya kepada wartawan. Senin (30/05).
Untuk jumlah kasus kecelakaan lalu lintas, sambung Kabid Humas mengalami penurunan sekitar 11,4 persen atau 124 kasus pada tahun ini. Sedangkan di tahun sebelumnya angka kecelakaan lalu lintas mencapai 140 kasus.
“Korban meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas pada tahun ini menurun menjadi 41 orang jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebanyak 59 orang,” sebutnya.
Begitu juga dengan korban luka berat, lanjut Rina mengalami penurunan jika dibanding dengan tahun sebelumnya. Dari 63 luka berat pada tahun lalu turun menjadi 59 orang pada tahun 2016.
“Korban luka ringan juga mengalami penurunan pada tahun ini yaitu 113 orang. Sedangkan pada tahun sebelumnya ada 170 orang yang mengalami luka ringan,” katanya.
Sebelumnya, untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap menjelang Idul Fitri 1437 Hijriah Poldasu menggelar Operasi Patuh Toba 2016 selama dua pekan (terhitung mulai tanggal 16 sampai 29 Mei 2016).**Win




















































