PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru, dr.Zaini Rizaldy Saragih menjelaskan bahwa Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) bisa membahayakan kesehatan, pendidikan dan moral seseorang. Dampak yang paling jelas adalah Penyakit Menular Seksual (PMS) atau Infeksi Menular Seksual (IMS) seperti Sifilis, Go dan HIV/AIDS, terang Zaini Rizaldy, Kamis (1/6/2023).
Menutut dr.Zaini, Infeksi Menular Seksual atau IMS merupakan penyakit kelamin, akibat hubungan seksual, baik melalui seks vaginal (melalui vagina), anal (melalui dubur), ataupun oral (melalui mulut). Tanda-tanda IMS dapat juga terlihat di mata, tenggorokan, mulut, saluran pencernaan, hati, bahkan otak, dan organ tubuh lainnya, urainya.
Contoh nya adalah HIV/AIDS, dimana alat kelamin terlihat sehat, namun gejala penurunan kekebalan tubuh dapat terlihat di beberapa organ tubuh penderita HIV/AIDS. Pastinya orang tersebut telah membawa bibit penyakit IMS yang akan sangat mudah menular melalui hubungan seks.
IMS di dapat menyebabkan kemandulan, komplikasi penyakit, merusak penglihatan, otak dan hati. Selanjutnya dapat menyebabkan kanker leher rahim, juga bisa menular kepada bayi, rentan terhadap HIV/AIDS atau IMS dapat menyebabkan kematian, bebernya.
Dijelaskannya, bahwa sepanjang tahun 2022 tercatat ada penambahan ratusan kasus HIV dan AIDS di Kota Pekanbaru.
Yakni, kasus HIV bertambah 225 kasus Sedangkan kasus AIDS bertambah sebanyak 178 kasus, ujar nya.
Ia menghimbau kepada masyarakat dan para orang tua agar memperhatikan dan mengkontrol perilaku anak-anak nya. Dan berharap dalam tahun 2023 ini ada penurunan kasus HIV/AIDS di Kota Pekanbaru, harap dr.Zaini Rizaldy Saragih.(jsR).





















































