“Jalan Desa Tak Kunjung Diperbaiki” Masyarakat Pertanyakan Penggunaan DD Kota Garo

0
188
Kondisi Jalan Desa Dusun I I Kota Garo
  1. KAMPAR, SUARAPERSADA. com- Meski Dana Desa (DD) selalu digelontorkan oleh pemerintah pusat setiap tahunnya ke Desa Kota Garo  Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar. Namun pembangunan  infrastruktur, khususnya jalan desa sama sekali tidak tersentuh. Hal ini terlihat saat media ini melintasi  jalan masuk ke RT 005/RW 004, Dusun 1 Desa Kota Garo yang masih jalan tanah, berlubang dan becek, Rabu (27/10/2021).

Sukri Tambusai warga Kota Garo yang juga Ketua Koperasi Petani Sahabat Lestari (Kopni-SL) Desa Kota Garo menjelaskan,  Jalan menuju Dusun I merupakan Jalan Desa koto Aman  yang  banyak dilintasi penduduk dan padat penduduk. Juga merupakan akses menuju  Pesantren Bustanul Huda.  Tetapi sudah bertahun-tahun tak kunjung ada perbaikan, ungkap Sukri.

Menurut Sukri, masyarakat sudah berulang kali mengusulkan perbaikan, tetapi pihak pemerintahan tidak peduli. Malah pembangunan diarahkan ke tempat lain yang menurut kita tidak begitu prioritas dibandingkan dengan jalan ini, bebernya.

“Masak bertahun-tahun jalan ini rusak tidak diperbaiki. Harusnya, pihak Pemdes Kota Garo punya perencanaan pembangunan, kalau tidak tahun ini, tahun depan, kalau tidak tahun depannya lagi. Ini tidak jelas kapan mau diperbaiki,” ungkap Sukri yang juga Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kampar ini.

Ditambahkan Sukri, pendapat Desa Kota Garo sebenarnya lebih baik dibandingkan dengan desa-desa lain, karena kita punya Tanah Kas Desa (TKD) seluas 22 Ha yang berisi kebun kelapa sawit yang dibangun oleh PT. Bina Fitri, sekitar tahun 2006/2007  lalu. Kemana hasil kebun yang cukup luas tersebut. “Kemana rimba hasil kebun tersebut, Kepala Desa tidak pernah transparan,”ujarnya.

Menurut Sukri lagi, sesungguhnya jika Kades nya serius untuk membangun desa, masih ada cara lain. Salah satunya meminta bantuan dan kerjasama dengan perusahaan yang ada di wilayah Kota Garo.

“Dulu waktu Kades Ilyas yang non aktif selama dua bulan, kita koordinasi dengan Pjs Kades Maulana Siregar dan Camat Rico. Alhasil PT. Sekarbumi Alam lestari bersedia melakukan perawatan jalan dengan menurunkan alat beratnya, terang  Sukri.

“Kita minta pada Kades Ilyas, coba lah untuk bersikap dan berlaku adil dalam pembangunan. Jangan karena persoalan-persoalan pribadi jalan di daerah tertentu tidak dibangun. Ingat, jabatan ini akan dipertanggung jawabkan di dunia dan akhirat,” pungkasnya. (Hamdani)

Tinggalkan Balasan