DURI, SUARAPERSADA.com – Setelah selesainya upacara pelantikan pengurus IKBDS periode 2017-2022, Kamis (11/05) di Lapangan Simpang Pokok Jengkol, Jl.Hangtuah-Duri, dan dilanjutkan makan bersama, lalu dihibur oleh artis Ibukota Jakarta Eric Sihotang yang sempat memukau pengunjung dan menggelitik dengan ocehannya yang membuat pengunjung tertawa.
Kemudian tiba-tiba datang Bupati Indragiri Hulu (Inhu) H.Yopi Arianto, Sekda Inhu beserta rombongan, Ketua MPC Pemuda Pancasila Riau Anto Rachman beserta rombongan, yang ikut meramaikan suasana acara pelantikan pengurus IKBDS.
Pukul 14.46 WIB, tamu VIP yang sudah dinantikan, barulah memasuki ke tempat acara pelantikan yaitu ; Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Bupati Bengkalis Amril Mukminin beserta rombongan, sementara Kapolda Riau dan Danrem 132 Wira Bima atau yang mewakili, tidak bisa hadir.
Pukul 15.20 WIB Ketua Panitia Pelantikan Ir.Syamsu Dalimunthe mengatakan, terimakasih atas kedatangan semua undangan yang hadir, tak lupa juga kepada Bupati Inhu beserta rombongan yang turut meramaikan acara.
“Kami di IKBDS bersatu untuk menegakkan kedaulatan NKRI tidak membedakan agama, NKRI bagi kami harga mati, walaupun kami berbeda agama tetapi kami satu, agamamu untukmu, agamaku untukku, jadi marilah kita beribadah menurut ajaran agama kita masing-masing, yang Kristen ke Gereja, yang Muslim ke Mesjid, begitu pula agama yang lain.
Kami mau mengingatkan kembali pak Bupati, ketika bapak sebelum duduk jadi Bupati, inilah kami masyarakat Batak yang sama pada saat kampanye dulu, tolong kami diperhatikan, kami juga bisa menunjukkan bahwa kami kompak, jadi semua anggota IKBDS tunggu instruksi dari Ketua Umum kita setuju…?,” tanya Syamsu diakhir kata sambutannya,” setuju…’ jawab seluruh anggota IKBDS dengan keras dan kompak.
Kemudian kata sambutan dari Ketua Umum IKBDS Parlindungan Siliwangi Manurung mengatakan, bahwa IKBDS terdiri dari 5 etnis Batak yaitu, Toba, Mandailing, Karo, Simalungun dan Pak-pak Dairi yang disebut dengan ‘simarbatak-batak. Sejarah berdirinya pada tahun 1998 para tokoh dan penatua-penatua membentuk wadah ini, baru pada tanggal 4 Juli tahun 1999 diresmikan. “Dulunya anggota yang berjumlah 17.000 KK termasuk dari Minas, Kandis, Pinggir dan Duri, tetapi karena semakin sempitnya Duri Sekitarnya, hanya Kec. Pinggirlah yang masuk anggota IKBDS,” terangnya.
“Kepada pak Bupati apapun program dari bapak di pemerintahan, tolong kami dilibatkan, karena kami dengan hati yang tulus siap membantu program pak Bupati, dan kepada pak Gubernur tolong dipantau wadah ditiap kabupaten. Kami ini terdiri dari para pekerja di perusahaan dan petani, akhir-akhir ini petani kami mengalami kesulitan, mohon kami di perhatikan pak .
Pada kesempatan ini, maaf pak Gubernur izinkan kami mencuri kesempatan memberitahukan kepada ‘simarbatak-batak, bahwa kami akan membuka peluang usaha di bidang pertanian dan perikanan, tolong kami dibantu sesuai letak geografis, demi untuk kemajuan dan kemakmuran Bengkalis, sekali lagi saya ucapkan terimakasih atas kedatangan Bapa/ Ibu semuanya, termasuk masyarakat Batak yang peduli akan persatuan dan kesatuan,” tutupnya.
Sementara kata sambutan dari Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan, eksistensi IKBDS merupakan salah satu modal sosial dalam pembangunan dan mempercepat terwujudnya Visi dan Misi Kabupaten Bengkalis 2016-2021. Mampu menjadi garda terdepan dalam mengatasi berbagai persoalan sosial yang timbul terutama pada IKBDS sendiri, sebagai orang batak tanpa dalihan natolu orang batak tidak bisa berkerabat sampai sekarang ini, dalihan natolu selaras dengan pembangunan berbangsa dan bernegara, sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar negara kita yaitu Pancasila
“Menurut kami ada 3 yang harus diperhatikan yaitu ; Pertama, jadikan IKBDS sebagai organisasi dan modal sosial pembangunan yang profesional. Kedua, agendakan kerja/ kegiatan secara sistematik atau tidak bersifat temporer/ seketika saja. Ketiga, fungsikan alat kelengkapan, baik yang bersifat internal dan eksternal harus dengan cara sebaik-baiknya, sehingga IKBDS bisa menjadi berkat bagi anggota dan juga etnis lain dan untuk pembangunan kabupaten Bengkalis. Selamat atas pelantikan pengurus IKBDS periode 2017-2022 dan selamat ulangtahun yang ke -18,” tutupnya.
Gubernur Riau Arsyadjuliandii Rachman mengatakan, bahwa ia merasa bangga bisa datang di acara tersebut, karena menurutnya sangat sulit untuk mengundang orang untuk bisa hadir pada acara seperti ini,” ya pak ketua… saya rasa pak ketua sudah mati-matian melakukannya,” ujar Gubri dan disambut dengan senyum oleh sang Ketua Umum sembari mengangguk-anggukkan kepalanya.
“Bagaimana kita bisa menyelesaikan pembangunan di Riau ini, harus dengan kerjasama dengan seluruh etnis.Sebagai pesan orang tua terdahulu, dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung.Dimana jumlah penduduk propinsi Riau 6,5 juta jiwa, dengan beragam suku dan agama tetap bersatu, ini menjadi apresiasi untuk propinsi Riau.Yang baru dilantik menjadi motor bagi suku-suku lain dalam menjalin kerjasama untuk pembangunan Propinsi Riau,” pungkasnya.
Dilanjutkannya lagi, “Riau berada diposisi strategis yang letaknya di tengah pulau Sumatera dan garis pantai 2.076 KM, sementara paling hanya 3 KM yang baru kita garap. Menyinggung kata ketua tadi mengenai pertanian dan perikanan, bahwa pemerintah sudah lebih dulu melakukannya, melalui dinas- dinas, UPTD dan badan-badan, yang penting kesiapan kita untuk bersatu, bagaimana cara kita memperlakukannya dengan baik.Kalau perlu bibit kita siapkan, karena Mandau-Pinggir ini menjadi prioritas untuk sektor pertanian, perikanan, apalagi di tahun 2019 nanti listrik sudah bisa masyarakat memilikinya, dan bagi tempat kediamannya yang jauh akan disediakan genset, serta Juni ini selesai pembebasan tanah untuk pembangunan tol Pekanbaru – Dumai,” jelas Gubri.
Kemudian Gubri, Bupati Bengkalis, Bupati Inhu, Sekda Inhu, Ketua MPC PP Riau, Efendi Sianipar DPR RI, Wakil Ketua DPRD Dumai Zainal Abidin, Kombes Manik dari Polda Riau,Camat Mandau Djoko Edy Imhar, Kadis Pendidikan Edi Sakura dan Kadis Tenaga Kerja Bengkalis Ridwan Yazid, dan lainnya, diulosi oleh Pembina, Penasehat dan Pengurus IKBDS, sebagai lambang cinta kasih dan umur panjang.
Lalu, acara selanjutnya Ketua Umum didampingi Pengurus lainnya, beserta Pembina dan Penasehat melantik pengurus Generasi Muda (GM) IKBDS, dimeriahkan dengan artis Ibukota Eric Sihotang, Trio Santana dan Nai Malpinas, serta tor-tor/ tarian dari ke 5 etnis Batak, sampai malam.**(Julieser)




















































