PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Pria mengidap Pedophilia inisial FP alias Putra (19), yang diduga pelaku pelecehan seksual terhadap siswa SDN 169 Pekanbaru, kini telah mendekam di terali besi tahanan Polresta Pekanbaru.
Perilaku busuk pemuda yang juga berprofesi sebagai security ini terungkap saat tertangkap oleh warga dan guru SDN 169 Pekanbaru yang berada di Jalan Merpati Raya, Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru. Penangkapan tersangka dilakukan seiring rumor yang berkembang bahwa FP kerap membawa anak-anak SD yang bersekolah di SDN 169 dan melakukan pelecehan seksual.
Waka Polresta Pekanbaru, Edy Sumardi kepada media ini, Kamis (14/9) menjelaskan, saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan mendalam oleh penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Pekanbaru.
“Dari penyidikan oleh Unit PPA, dari empat orang yang diduga kerap dibawa pelaku, baru ada dua bocah laki-laki berusia 11 tahun yang benar-benar menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh pelaku,” terangnya.
“Untuk penyidikan dan pengembangan lebih lanjut, kita masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku. Kuat dugaan masih ada korban lainnya yang mungkin belum melapor,” pungkas Edy
Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, melalui Kabid. Sekolah Dasar Disdik Pekanbaru, Darisman, M Pd menjelaskan, persoalan teraebut diserahkan sepenuhnya kepada penegak hukum, kita tunggu saja prosesny, sebutnya.
Dikatakan Darisman, pihaknya telah turun kesekolah SDN 169 dan telah memerintahkan kepada pihak sekolah agar memperketat pengawasan dilingkungan sekolah. Termasuk saat anak-anak pulang sekolah, agar di perhatikan, apabila ada orang menjemput siswa.
Pihaknya juga menghimbau para orang tua siswa, agar lebih hati-hati. “Berikan arahan kepada anak, agar jangan mau diajak orang yang tidak dikenal,” tutupnya.**(jsn)

















































