Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus melakukan upaya perbaikan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, Pemko Pekanbaru, juga melakukan perbaikan dan kelengkapan fasilitas.
Hal ini dilakukan guna terciptanya pemerintahan yang bersih dan disiplin serta beretos kerja tinggi. Demikian disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru, M. Jamil diruang kerjanya, belum lama ini.
Plt Kepala BKD Kota Pekanbaru. M.Jamil mengatakan, menjadi seorang ASN atau Pegawai, tentunya harus diawali dengan niat yang baik dan tulus. Dengan demikian, semua pegawai di lingkungan Pemerintah kota Pekanbaru harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Artinya, seorang ASN dapat menjadi satu modal yang bisa dicontoh oleh masyarakat, ujarnya.
Dikatakan M. Jamil, bahwa ASN adalah pelayan masyarakat, sementara masyarakat adalah raja, jadi Aparatur Sipil Negara (ASN) harus siap untuk melayani masyarakat dengan niat tulus. Artinya, setiap masyarakat yang ada urusan dengan Pemerintah kota Pekanbaru, harus mendapat pelayanan yang baik. Dengan demikian masyarakat akan merasa puas atas pelayanan ASN Pemko Pekanbaru, terangnya.
Selanjutnya, upaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pegawai dilingkungan Pemko Pekanbaru, BKD Pekanbaru secara rutin melaksanakan pelatihan atau Pendidikan kilat (Diklat) tentang kepribadian, juga diskusi mental, yang intinya agar bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Ditambahkan M. Zamil, untuk meningkatkan SDM, pihaknya juga melaksanakan Pendidikan Kilat (Diklat) khusus untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia ASN. Antara lain ; Diklat Keuangan, Diklat tentang pelayanan yang menunjang kenerja ASN, dilingkungan Pemko Pekanbaru, terangnya.

Selanjutnya kata M.Jamil, selain meningkatkan kinerja, BKD kota Pekanbaru mengutamakan kedisiplinan pegawai. Jika ASN atau pegawai sudah menyalahi aturan atau koridor yang telah ditetapkan, maka akan diberikan peringatan. Baik secara lisan maupun tertulis, juga diberikan sanksi administratif ataupun sanksi lainnya. Artinya, kinerja ASN harus mencerminkan pribadi masing-masing, urainya.
Menurut M. Jamil, untuk melihat kepribadian kualitas kedisplinan pegawai di lingkungan Pemko Pekanbaru, BKD rutin melakukan kunjungan langsung ke setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kota Pekanbaru.
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mendorong peningkatan kualitas kinerja dan disiplin para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Pekanbaru, ungkapnya.
Dia menjelaskan, kunjungan ke setiap OPD itu sudah dilakukan secara bertahap untuk melakukan koordinasi ke setiap OPD untuk memantau kualitas kerja dan disiplin para ASN Pemko Pekanbaru. Dari hasil kunjungan tersebut akan menjadi bahan kami untuk melakukan evaluasi dalam meningkatkan kualitas kerja ASN, jelasnya lagi.
M. Jamil menyebut, pihaknya akan melakukan koordinasi langsung dengan pemimpin OPD, agar bisa memberikan memotivasi kepada para pegawainya untuk meningkatkan prestasi dan etos kerja dalam mengoptimalkan pelayanan publik termasuk membantu pemerintah mempercepat pembangunan daerah.
“Numun, setelah dilakukan pemantauan di lapangan, masih terdapat sejumlah PNS yang kedapatan tidak disiplin bahkan kerap kali mangkir dari tugas dan tanggung jawab yang diberikan, maka akan diberikan sanksi secara tegas,” tandas M.Jamil.
Dijelaskan M. Jamil lagi, pemerintah telah berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai, maka seharusnya bisa dibarengi dengan peningkatan semangat dan disiplin kerja yang professional. Dengan demikian, para ASN harus memberikan kepuasan pelayanan publik bagi masyarakat luas.
“Jika masyarakat sudah merasa dilayani dengan baik, maka akan semakin memudahkan pemerintah dalam merangkul masyarakat untuk semakin solid dan bersama-sama dalam membangun Kota Pekanbaru menjadi lebih baik dan maju ke depan,” katanya.
Dia menambahkan, BKD kerap melakukan kunjungan langsung ke OPD, hal tersebut bertujuan untuk mencetak pemimpin birokrasi yang berkompeten dan memiliki skill dalam menjalankan tugasnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), para pegawai juga diberikan pembekalan ilmu melalui Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan (Diklatpim).
Bahkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih bermalas-malasan, maka harus siap untuk dievaluasi. Hal ini sebagai bukti keseriusan Pemko Pekanbaru dalam hal ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) agar pegawai dalam mengemban tugas tidak bermalas-malasan, paparnya
Ditegaskan M. Jamil, meski saat ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) masih dipimpin oleh seorang Pelaksana Tugas (Plt), namun tidak membuat BKD tutup mata untuk terus memberikan perhatian dan perhatian khusus dalam hal disiplinkan pegawai, pungkasnya.**(BKD Pekanbaru/Diskominfo).






















































