Beranda Breaking News Balon Bupati Lulusan Amerika ini Ingin Bangun SMK Perminyakan di Rokan Hilir

Balon Bupati Lulusan Amerika ini Ingin Bangun SMK Perminyakan di Rokan Hilir

1001
0
Jhoni Carles MBA kader Partai Nasdem saat mengembalikan formulir pendaftaran balon bupati Rohil di Sekretariat DPC Partai Hanura Rohil di Bagansiapiapi

ROHIL, SUARAPERSADA.com – Jhoni Carles MBA mengembalikan formulir berkas pendaftaran bakal calon bupati Rokan Hilir Pilkada 2020 di Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura berlokasi di Jalan Utama Bagansiapiapi, Rabu, 11 Desember 2019 siang.

Pengembalian berkas formulir pendaftaran balon bupati tersebut Jhoni Carles didampingi Ketua Bapilu Partai Nasdem, Saiman dan Bendahara Partai Nasdem Rokan Hilir Yusuf Sianipar, kemudian anggota DPRD dari Partai Nasdem Dody Saputra SH dan Sumini.

Setibanya di Kantor Sekretariat Partai Hanura besutan Wiranto tersebut, rombongan disambut baik oleh ketua tim penjaringan bakal calon bupati Rohil Pilkada 2020 Partai Hanura, Hamdani SE, Zulfakar SE serta beberapa pengurus Partai Hanura lainnya.

Di sela sela pengembalian berkas pendaftaran, Jhoni Carles berujar kepada wartawan bahwa dirinya berkeinginan membangun sekolah kejuruan (SMK) perminyakan di Kabupaten Rokan Hilir. Sebab, menurutnya, gagasan itu lahir  karena adanya peluang.

“Kalau peluang datang jangan pernah berpikir dua kali, tangkap. Kenapa saya punya gagasan perlu adanya SMK Perminyakan. Itu adalah jembatan untuk melahirkan putra putri Rokan Hilir yang ahli di bidang perminyakan, bukan tukang kerja, itu harapan kita ke depan,” ujarnya.

Hal itu dikatakannya bukan tanpa alasan, sebab diketahui Kabupaten Rokan Hilir adalah merupakan salah satu penyumbang minyak di Provinsi Riau, yaitu Blok Rokan berlokasi di Kecamatan Rantau Bais dan beberapa kecamatan lainnya.

Sedangkan terkait dengan pelayanan kesehatan di rumah sakit (RS) kepada masyarakat Jhoni menginginkan adanya data base, sehingga peng-aksesan data dapat pasien dapat terkoneksi dengan baik sehingga tersenteral sehingga rumah sakit cukup menggunakan satu data base saja.

Jhoni mencontohkan, jika ada salah seorang pasien berobat di rumah sakit umum Bagansiapiapi, pasien sudah mempunyai data base. Kemudian, si pasien pindah, mungkin satu minggu ke rumah sakit Bagan Batu untuk melakukan cek-up ulang, sehingga si pasien tidak perlu lagi mengisi formulir dan segala macam, karena data si pasien sudah ada.

“Itu yang saya maksud. Untuk mempermudah pelayanan. Tugas kita kan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Itu yang saya inginkan di bidang pelayanan ke depan,” ujarnya.

Jika Jhoni Carles dipercaya menjadi Bupati Kabupaten Rokan Hilir pada Pilkada 2020 mendatang dirinya berniat akan merangkul semua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari semua partai dapat duduk bersama satu meja dalam rangka menyatukan persepsi sehingga tercipta keselarasan pemikiran dan gagasan gagasan antara pejabat eksekutif dan legislatif untuk membangun Rohil lebih baik.

“Bisa nggak ini dianggarkan, kalau ternyata penghematan disitu cukup besar dan pelayanan bagus untuk masyarakat kenapa tidak pikir lebih cepat. Jangan pikir panjang panjang, eksekusi langsung,” kata Jhoni bersemangat.**(man)

Tinggalkan Balasan