MEDAN, SUARAPERSADA.com – Sedikitnya 182 tersangka Begal dan Preman diamankan dari 118 kasus yang di tangani Polda Sumut selama 12 hari pelaksanaan Operasi (Ops) Cempaka 2015.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf mengatakan, pelaksanaan Ops Cempaka itu dilakukan sejak 06-18 Maret 2015 dengan target pelaku Begal, Perjudian dan Premanisme.
“Jumlah tersangka itu terdiri dari 80 kasus perjudian, 29 kasus premanisme dan 9 kasus begal,” katanya kepada wartawan, Jumat (20/03).
Dia menjelaskan, dari total kasus dan tersangka yang diamankan itu paling banyak diamankan Polres Deli Serdang yakni, 45 tersangka dari 24 kasus. Kemudian, Polres Labuhan Batu 23 tersangka dari 14 kasus, disusul Polresta Medan dengan 15 tersangka dari 14 kasus.
Selanjutnya, Ditreskrimum Polda Sumut hanya mampu menciduk 21 tersangka dari 12 kasus dan Polres Sidempuan menciduk 17 tersangka dari 11 kasus yang terjadi.
“Ini dilakukan dalam rangka penanggulangan kejahatan Premanisme dan penyalahgunaan Senjata tajam (Sajam) dan Senjata api (Senpi) yang dapat menimbulkan keresahan ditengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Terpisah, Kasubbid Penmas Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, dari seluruh Polres sejajaran Polda Sumut yang paling aktif melaksanakan perintah atasan dalam mengungkap kasus adalah Polres Deli Serdang.
“Untuk pengungkapan kasus yang paling aktif itu Polres Deli Serdang, sedangkan Polresta Medan berada di urutan ketiga dari seluruh Polres se jajaran Polda Sumut,”pungkasnya.***Win
















































