ROHUL, SUARAPERSADA.com – Keturunan (Pomparan) Si Raja Nai Ambaton sekses menggelar musyawarah dengan agenda memilih kepengurusan Parsadaan Parna Indonesia (PPI) tingkat kabupaten Rokan Hulu periode 2018-2023.
Musyawarah serta pengukuhan badan pengurus harian (BPH) Parsadaan Parna Indonesia digelar di kediaman Robert Sidabutar, Ujung Batu,Kecamatan Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu, Riau Selasa (12/6).
Dalam acara tersebut tampak hadir semua pomparan Si Raja Nai Ambaton yaitu Simbolon Tua, Munthe Tua, Saragi Tua, Tamba Tua, Nahampun Tua serta Pomparan Siraja Siteppang.
Dalam musyawarah itu, Sadrak Tamba terpilih secara aklamasi menjadi ketua Parsadaan Parna Indonesia tingkat kabupaten Rokan Hulu. Sementara, wakil ketua 1 (satu) Riduan Bungsu, wakil ketua 2 (dua) Parlin Sijabat, Sekretaris Robert Sidabutar,wakil sekretaris A. Cindy Sitanggang,dan Bendahara A. Joshua Huta galung, Bendahara 2 (dua) Paber Siahaan. Seluruh pengurus yang terpilih resmi di kukuhkan oleh penasehat Parsadaan Parna Indonesia.
Sementara itu Op. Iren Simarmata sebagai penasehat berharap agar Sadrak Tamba dapat membawa Parsadaan ini menjadi lebih baik ke depannya.
Op Iren Simarmata juga mengajak agar keturunan ini bisa bersatu dan kompak, “jadi sangat perlu untuk didata berapa jumlah turunan parna di seluruh kabupaten Rokan Hulu,” ucapnya saat mengukuhkan para pengurus.
Sedangkan Sadrak Tamba menegaskan bahwa visi, misi dan tujuan punguan ini adalah untuk menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa Indonesia Batak dan tona ni Raja Naiambaton, berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karna Pomparan Si Raja Nai Nai Ambaton adalah marga yang paling banyak di Indonesia bahkan Dunia.
Sadrak juga menambahkan, “Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan serta ciri khas Parna adalah Sisada anak, sisada boru, sisada lungun, na unang na tokka naso jadi marsibuatan. Program kerja Parna kedepannya melakukan konsolidasi, menata struktur organisasi,” pungkasnya.
“Acara musyawarah serta pengukuhan ini dilaksanakan untuk mewujudkan visi, misi, tujuan dan dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Parsadaan Raja Naiambaton Indonesia, maka dipandang perlu untuk melakukan Pengangkatan Pengurus Parsadaan Pomparan Raja Naiambaton Indonesia tingkat kabupaten Periode 2018– 2023,” tutupnya.**(ds)






















































