PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Teror molotov kembali terjadi di Pekanbaru Rabu (30/8) sekitar pukul 05.00 WIB, rumah Shanty, MT Kabid.Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru yang berlamat di Jalan Serayu Gg.Meranti nomor 9 Kelurahan Labuhbaru Timur Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru dilempari Bom Molotof oleh orang tak dikenal (OTK). Akibat peristiwa tersebut, pintu utama rusak, dinding dan plafond bagian depan rumah korban menghitam kelat.
Iwan, teman kerja suami Shanti yang dikonfirmasi di TKP menuturkan, saat peristiwa terjadi dirinya bersama Suami Shanti dan anak-anak ada didalam rumah. Sementara Ibu sedang di Jakarta, ujarnya. Kami keluar rumah lewat garase setelah melihat api mulai membesar dan kepulan asap tebal, dan berteriak minta tolong dan berusaha mematikan api. Suasana saat itu sepi, karena warga sedang sholat subuh, terangnya.
Namun saat peristiwa terjadi, ada seorang warga melihat seseorang berjalan tergesa-gesa dengan menggunakan helm menuju kearah Jalan meranti. Untung bom molotof tidak dilempar ke garase, sebab didalam ada mobil parkir dan kenderaan roda dua, terangnya.
Lagi kata Iwan, setelah api padam dari depan rumah ditemukan pecahan botol sirup. Setelah Ibu Shanti tiba di Rumah, peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Payung Sekaki. Dan petugas Kepolisian datang dan membawa benda tersebut, terang Iwan.
Wakapolresta Pekanbaru Edy Sumardi yang dikonfirmasi awak media, membenarkan pristiwa percobaan pembakaran rumah yang diduga dengan menggunakan benda jenis bom molotov. Belum diketahui motifnya. Saat ini petugas sedang melakukan penyelidikan, dan kasus ini ditangani Polsek Payung Sekaki, terang Edy.**( jsn)






















































