Massa FSPTI-SPSI Kandis ‘Kepung’ Gerbang PT Guna Agung Semesta

0
3787

KANDIS, SUARAPERSADA.comRatusan massa tergabung dalam Serikat Pekerja FSPTI-SPSI melakukan unjuk rasa di depan Gerbang PT Guna Agung Semesta (GAS) Kampung Kandis, Kecamatan Kandis Kabupaten Siak, Senin (24/10).

Koordinator aksi, Fernando Simbolon dalam orasinya menyampaikan tudingan kepada PT GAS sebagai ‘dalang’ permasalahan serikat pekerja di perusahaan Pabrik Kelapa Sawit itu.

“Sampai sekarang perusahaan belum membayar jasa bongkar kepada FSPTI-SPSI, pihak perusahaan juga diduga telah berkonsfirasi dengan cara menerima serikat tandingan,” ungkap Fernando dalam orasinya.

Menurut Fernando, perusahaan ini juga terlihat arogan dan enggan bermitra dengan FSPTI- SPSI. “Padahal serikat kami telah melaksanakan kegiatan bongkar di perusahaan ini selama kurun waktu enam tahun,” paparnya.

“Ini adalah aksi damai, karena kami datang kesini hanya untuk menyuarakan aspirasi kami yang selama setahun ini dipermainkan oleh manajemen PT GAS. Kami bukan untuk cari kaya, kami hanya butuh pekerjaan untuk menghidupi keluarga dan kami bukan premanisme seperti yang ditudingkan selama ini,” tandas Fernando.

“Inilah kami serikat pekerja yang tunduk dan taat kepada Peraturan dan Perundang undangan yang berlaku, lalu kenapa kami yang taat terhadap Peraturan Bupati Siak No  29 tahun 2014 menjadi korban kehilangan pekerjaan. Sedangkan perusahaan yang membangkang ini sepertinya dilindungi oleh pemerintah, ada apa ini ?” teriaknya.

“Atas dasar apa  Disnakertrans Siak mencatatkan SPT.SI, mana dasar hukumnya, mana hasil verifikasinya. Sesuai Peraturan menteri tenaga kerja no 5 tahun 2005 verifikasi keanggotaan dilakukan terhadap serikat pekerja yang sudah mempunyai nomor bukti pencatatan. Kenapa dinas tenaga kerja tidak mau memberikan hasil verifikasi, ada apa ini ? itu kan harus transparan, mana Putusan Forkopimda Kabupaten Siak,” pungkasnya.

Kapolres Siak, AKBP Restika P Nainggolan Sik, Camat Kandis Indra Atmaja M sos yang mengawal langsung aksi demo tersebut mencoba memfasilitasi perundingan dengan pihak manajemen. Namun lagi-lagi menemui kebuntuan, dengan arogan pihak manajemen PT GAS menolak keberadaan FSPTI- SPSI dengan alasan “tidak suka”.

Sementara itu Ketua DPC FSPTI-SPSI Kabupaten Siak H Zahari menyebutkan aksi ini adalah bentuk protes terhadap PT GAS yang tidak mau bermitra dgn FSPTI- SPSI.

“Atas dasar apa mereka tidak mau bermitra dengan kita, kita butuh kejelasan apa alasannya ?” ujarnya singkat.

Demikian halnya dengan perundingan bersama Disnakertrans Siak yang dilaksanakan sekitar pukul 14.00 Wib di kantor camat Kandis juga tidak membuahkan hasil. Massapun kesal dan berencana akan melanjutkan aksinya minggu depan ke kantor Disnakertrans Siak.

Pantauan suarapersada.com usai pertemuan massa membubarkan diri dengan tertib.**(NM)

Tinggalkan Balasan