2 Pekan Ops Sikat Toba 2015, Polresta Medan Sikat 382 Orang Bandit Jalanan

0
361

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Meneruskan instruksi Kapolda Sumatara Utara, Irjen Pol Ngadino dalam memberantas pelaku kejahatan khususnya di jalanan. Polresta Medan beserta jajaran polsek-polsek berhasil mengamankan ratusan pelaku kejahatan dalam operasi Sikat Toba 2015.

“Ratusan tersangka kejahatan yang diamankan merupakan pelaku begal,” ucap Wakapolresta Medan, AKBP Hondawantri Naibaho, didampingi Kasat Reskrim, Kompol Aldi Subartono bersama Kabag Ops, Kompol Hamam Wahyudi saat memaparkan hasil tangkapan pelaku di Mapolresta Medan, Senin (28/09).

Hondawan menyebutkan, para pelaku yang diamakan merupakan hasil operasi yang dilakukan jajaran selama dua minggu. Dimana para pelaku terlibat aksi Curan, Curat, Curas (3C) dan premanisme.

“Ada 228 kasus jalanan yang berhasil tindak lanjuti dengan jumlah tersangka sebanyak 382. Adapun rinciannya, pelaku Curas sebanyak 21 orang, Curat 73 orang serta preman sebanyak 382 orang,” sebutnya.

Wakapolresta Medan menjelaskan, para pelaku premanisme yang diamankan terbukti melakukan tindak pemerasan di tengah-tengah masyarakat dengan meminta sejumlah uang.

“Saat ini para pelaku yang diamakan masih dilakukan penyidikan mengenai kasus yang dilakukan tersangka,” jelasnya.

Diungkapkan Hondawantri, saat ini semua tersangka yang diamankan kasusnya masih tahap penyidikan. Setelah lengkap akan diserahkan ke pihak Kejaksaan Negeri untuk segera disidangkan.

“Saat ini semuanya masih proses penyidikan. Nantinya akan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan. Apabila selesai para tersangka untuk diteruskan ke Pengadilan Negeri untuk diadili,” ungkapnya.

Dalam penangkapan yang dilakukan petugas juga berhasil menyita berbagai barang bukti hasil dari tindak kejahatan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono membeberkan, para tersangka yang diamankan merupakan kawanan pelaku begal.

“Pelaku yang diamankan ini sering melakukan aksinya di wilayah Medan Area, Percut Sei Tuan, Sunggal, Helvetia dimana dalam hal ini merupakan tanggung jawab kapolsek masing-masing,” bebernya.

Aldi menambahkan, dalam penangkapkan ini atas dibentuknya timsus anti begal yang di letak di sejumlah lokasi rawan kejahatan.

“Kita melakukan penindakan hukum kepada setiap pelaku kejatan. Untuk kedepannya adanya pemeliharan keamanan kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat diharapkan juga turut serta dalam memelihara kondisi Khambtibmas,” pungkas mantan Kapolsek Sunggal ini.**Win

Tinggalkan Balasan