Wushu Riau Rebut 4 Tiket PON XIX 2016

0
857

BANDUNG, SUARAPERSADA.com – Atlet wushu Riau berhasil merebut 4 tiket ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2016, yang bakal digelar di Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Keempat pewushu Riau yang lolos ke PON XIX/2016 itu turun di nomor Sanda (tarung), yakni Yogie Hizkia kelas 48 Kilogram (Kg), Martin Musdi Panggabean (kelas 52 Kg), Tugas Bernasib (kelas 56 Kg), dan Hetda Darian Sitompul (Kelas 65 Kg).

Di bakak seperdelapanfinal Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Pra Kualifikasi 2015 yang berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) C-Xtra, Bandung, 22-26 September lalu.

Langkah Yogie dihentikan Yosef Fu Neonib dari Jawa Timur. Kekalahan ini disusul oleh rekannya yang lain, Marin ditaklukkan pewushu Jambi, Okky Kurniawan, Tugas Bernasib harus mengakui keunggulan Adi R Manurung, pewushu Sumatera Utara. Hetda Darian Sitompul yang diharapkan lolos ke babak seperempatfinal, juga harus takluk terhadap pewushu Yusuf Susilo.

Padahal di hari pertama pertandingan, Yogie Hizkia berhasil menaklukkan Ramadhan, pewushu Aceh. Pertandingan Yogie vs Ramadhan berlangsung menarik. Yogie tampak menguasai matras. Dari dua babak, Yogie memperoleh angka mutlak. Kemenangan pembuka ini diikuti oleh rekan rekan Yogie yang lain.

Pelatih Wushu Riau, Kingron Sidabutar kepada SUPERSI, menjelaskan kekalahan anak anak asuhannya lebih karena faktor fisik dan mental. Keberangkatan atlet Wushu Riau itu memerlukan waktu yang lama menyusul lumpuhnya penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

“Keberangkatan ke Bandung terpaksa melewati Padang, Sumatera Barat (Sumbar) yang memerlukan 6 jam lebih kurang perjalanan darat dari Kota Pekanbaru,” tuturnya.

Namun, segala kekurangan itu akan diperbaiki lagi menjelang menghadapi PON XIX nanti. Pada Kejurnas Wushu Pra PON ini, Riau mengutus 10 pewushu nomor Sanda. Tiga pewushu putri Riau yang turun di hari pertama dikalahkan lawan lawannya. Oqta Messi yang turun di kelas 48 Kg Putri harus mengakui keunggulan Iva Ainul Wafa, pewushu asal Provinsi Banten. Kekalahan ini diikuti Titin Rahayu. Pewushu asal Kabupaten Siak yang mewakili Riau ini bertekuk lutut terhadap pewushu Sumatera Utara (Sumut) di kelas 56 Kg putri.

Sebenarnya, Riau berpeluang mendapatkan satu tiket lagi di nomor Sanda kelas 52 Kg Putri atas nama Risnawati Julita. Sayangnya, Risna yang telah memenangkan satu babak menghadapi Melisa Try Handayani dari Provinsi Jambi, tidak dapat melanjutkan pertandingan karena mengalami cidera lutut di saat saat detik detik akhir pertandingan.***

Tinggalkan Balasan