“Walikota Tak Datang, Guru Tak Akan Ngajar”

3
704
Para guru bersertifikasi sedang menyampaikan orasi saat berdemo

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – “Walikota tak datang, guru Tak akan ngajar” orasi lantang dari salah seorang guru peserta aksi demonstrasi ribuan guru sertifikasi di depan kantor Walikota Pekanbaru, Senin (25/3).

Ira, Salah seorang peserta aksi dalam orasinya mengatakan, kami sudah enam hari melakukan demo, tetapi Walikota Pekanbaru, Firdaus tidak berkenan menjumpai kami. Artinya Walikota tidak peduli dengan guru. Atau mungkin Walikota tidak bernyali untuk menemui guru, teriaknya.

“Kami tidak akan berhenti melakukan aksi ini, sampai tuntutan kami, yakni, Peraturan Walikota  (Perwako) Pekanbaru Nomor : 7 tahun 2019, tentang Tunjangan guru dihapus. Karena kebijakan Walikota tersebut telah melukai hati ribuan guru di Pekanbaru,” teriaknya lagi.

Lagi kata Ira, tahun 2018 TPP kami dikurangi kami diam, tidak dibayarkan sampai tiga bulan juga kami sabar. Tetapi dengan terbitnya Perwako nomor: 7 tahun 2019, TPP guru  bersertifikasi di hapus. “Siapa yang tidak sakit,” sebutnya.

Seorang peserta aksi lainnya menyebutkan, sejak para guru melakukan aksi demo, telah mulai ada intimidasi. Namun kami tidak akan takut, kami akan terus berjuang memperjuangkan hak-hak kami. Jika disebut kami telah menerima tunjangan seftifikasi, itu benar. Tetapi sertifikat bisa diraih berkat kerja keras kami yang memakan waktu sampai satu tahun. Bahkan masih banyak guru yang gagal menerima sertipikat sebagai guru bersertifikasi, sebutnya lantang.

Kehadiran Kepala Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Abdul Jamal kelokasi aksi, terkesan menambah semangat para guru dalam menggelar aksi demo. “Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru selaku orang tua kami ada hadir ditengah-tengah kami,” seru para guru lagi.

Kepala Dinas Pekanbaru, Abdul Jamal yang dikonfirmasi terkait kehadirannya dilokasi aksi, menampik jika dirinya memberikan semangat kepada guru dalam aksinya. “Saya hadir untuk melihat dan mendengar tuntutan mereka, bukan memberikan dorongan,” sanggahnya.

Sebalikya Abdul Jamal berharap para guru dengan latar belakang sudah bersertifikasi kembali melakukan tugasnya untuk mengajar, karena untuk menyelesaikan masalah tidak harus dengan demo,” tukasnya.

Menurut Abdul Jamal, tuntutan para guru tetap diakomodir dan akan dirapatkan dengan Walikota serta pejabat terkait guna mencarikan solusinya, pungkasnya.**(jsn)

3 KOMENTAR

  1. Good day! This post could not be written any better!
    Reading through this post reminds me of my good
    old room mate! He always kept talking about this. I will forward this write-up to him.

    Pretty sure he will have a good read. Thank you for
    sharing!

  2. Hello there I am so grateful I found your weblog, I really found
    you by error, while I was researching on Digg for something
    else, Anyhow I am here now and would just like to say many thanks for
    a tremendous post and a all round interesting blog (I also love the theme/design), I don’t have time to go through it all at the minute but I have book-marked it and also included your RSS feeds, so when I have time I will be back
    to read a lot more, Please do keep up the great jo.

Tinggalkan Balasan