Abdul Jamal : “Kami Ingin Para Guru Kembali Mengajar”

0
571
Kadisdik Pekanbaru Abdul Jamal tengah memberikan penjelasan kepada beberapa guru dilokasi aksi demo

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Kepala Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Abdul Jamal  menita kepada para guru sertifikasi yang sudah enam hari menggelar aksi demo, supaya kembali melaksanakan tugas sesuai dengan Standar Operasional Pelayanan (SOP). Hal tersebut disampaikan Kadisdik Pekanbaru yang turut hadir di lokasi aksi Demo seribuan guru sertifikasi di depan kantor Walikota Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Senin (26/3).

Dikatakan Abdul Jamal, dirinya hadir di lokasi aksi bukan untuk memberikan jawaban atau menanggapi tuntutan para guru, tetapi hanya ingin mendengarkan apa yang mereka inginkan. Karena tuntutan mereka terkait TPP berkaitan dengan peraturan yang telah ditetapkan pemerintah, sebutnya.

Menurut Abdul Jamal, tuntutan para guru bersertifikasi tersebut, tidak bisa diselesaikan dengan cara menggelar aksi demo. “Sebaiknya dilakukan perundingan dengan mengutus perwakilan dan yang lainnya tetap melaksanakan tugas mengajar disekolah masing-masing. Tidak musti ramai-ramai dengan menggelar aksi  demonstrasi,” ujarnya.

Lagi kata Abdul Jamal, “mereka sudah enam hari menggelar aksi dan meninggalkan tugas mengajar disekolah, hal tersebut tentunya sangat merugikan anak-anak. Apalagi saat ini sudah menjelang akhir tahun ajaran, dimana siswa SMP kelas Sembilan dan kelas VI tingkat Sekolah Dasar (SD)  ada yang sedang Try Out (TO) dan tidak lama lagi akan mengikuti Ujian Nasional (UN),” terangnya.

Imbuh Abdul Jamal, terkait tuntutan mereka, pihaknya akan melakukan rapat dengan Walikota Pekanbaru dan pejabat terkait guna mencarikan solusi. Yang tentunya membutuhkan waktu.

Untuk itu lanjut Abdul Jamal, pihaknya meminta kepada para guru serifikasi, selaku orang berpendidikan, supaya kembali melaksanakan tugas mengajar di sekolah masing-masing. Karena Dinas Pendidikan yang bertanggung jawab tentang dunia pendidikan tentunya memiliki SOP, tandasnya.

Informasi yang dirangkum media ini di lokasi aksi, telah mulai terjadi pro dan kontra atas aksi yang mereka lakukan.**(jsn)

Tinggalkan Balasan