Beranda Breaking News Teddy Mirza Dal : Sukiman Layak Diganjar Kartu Merah

Teddy Mirza Dal : Sukiman Layak Diganjar Kartu Merah

497
0
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau, Teddy Mirza Dal

ROHUL, SUARAPETSADA.com– Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau, Teddy Mirza Dal menanggapi ganjaran kartu merah oleh koleganya terhadap Bupati Rokan Hulu yang dinilai gagal membangun daerahnya.

Mantan Ketua DPRD Rohul itu menyebut, langkah dewan yang memberikan kartu sekaligus rapor merah diakhir jabatan Bupati Sukiman sebagai tanda ketidak berhasilan seorang Bupati membawa daerahnya lebih maju sudah dianggap tepat. Sebagai Partai pengusung, ia sangat kecewa terhadap pemerintah Rokan Hulu.

“Sebagai Partai pengusung, kami kecewa  dan tidak bisa memberikan toleransi soal apapun. Yang pantas itu lapor merah buat Bupati Sukiman. Maka yang diberika Anggota DPRD Rohul, saudara Hasby itu sudah tepat. Kami apresiasi itu, itulah seorang dewan yang berani menyuarakan kebenaran,” kata Teddy kepada wartawan Minggu (12/7).

Dia menyebut, Anggota DPRD Rohul dari Fraksi NasDem bukan berarti alergi terhadap Bupati Sukiman. Hanya saja kata Teddy, soal pemberian kartu merah diruang rapat paripurna itu sebagai langkah objektif seorang Anggota DPRD memberikan pengawasan terhadap pemerintah daerah yang dikategorikan merugikan rakyat.

“Alasannya jelas, kami berhak melakukan pengawasan itu. Terlepas apa kata mereka yang tidak mendukung kebenaran, silahkan saja. Ini murni pengawasan kami sebagai partai pengusung Bupati Rokan Hulu Suparman-Sukiman,” tegasnya.

Maka hari ini lanjut dia, pemberian kartu merah tadi sebagai jawaban moral bagi kami dan masyarakat Rokan Hulu sebagaimana yang dulu NasDem mengusungnya. Tidak perlu dia menduga sakwa-sangka yang kami sampaikan ini. Wajib bagi Partai NasDem melakukan pengawasan itu terlebih sebagai Partai pengusung yang mengharapkan bisa membawa Rokan Hulu yang lebih baik.

“Ternyata hari ini, berbicara visi/misi tidak berjalan dengan baik. Kami tidak asal bicara soal ini, mungkin masyarakat Rokan Hulu sudah mengerti itu. Dari sudut mana saja semua kacau balau, mulai dari segi anggaran juga hancur-hancuran. Inilah tugas dan pungsi seluruh Anggota DPRD Rokan Hulu untuk selalu mengawasi pemerintah untuk membawa daerah dengan baik dan adil,” ujarnya

Kemudian lanjut Teddy, ini bukan perkara kontestasi politik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada 9 Desember 2020. Ini penilaian akhir masa jabatan Bupati Rokan Hulu, apa kita harus berpura-pura dengan kenyataan. NasDem punya moral dan tidak suka keberpura-puraan.

“Saya

sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hulu rugi memilihnya. Apa sebab, kesenjangan dalam pemerataan pembangunan yang tujuannya pencitraan untuk pemenangan pilkada,” tegasnya.***(Ds)

Tinggalkan Balasan