PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-Seribuan massa yang tergabung dari berbagai elemen organisasi mahasiswa seluruh Riau, komunitas motor, pecinta alam, Walhi, dan ribuan massa dari pecinta hewan langka menggelar aksi damai yang dipusatkan di Jalan Cut Nyak Dien, depan kantor Pustaka Wilayah Riau, Senin (12/10).
Dalam aksinya massa menuntut pemerintah hilangkan asap yang disuarakan dengan musik, puisi, teatrikal.
Salah seorang peserta aksi menyebutkan, masyarakat hanya butuh udara bersih, jangan bakar hutan kami, cukup 18 tahun kami menderita akibat asap.
Kordinator aksi, Budi Utami mengatakan, gerakan ini adalah aksi damai, yang melibatkan masyarakat Riau. “Aksi melawan asap, kami lakukan bersama para akademisi, mahasiswa komunitas seni, sosial pendidikan, tokoh masyarakat Riau, dengan misi satu yaitu melawan asap, atau “Rindu Langit Buru”, tegasnya.
Budi menambahkan, aksi ini nanti tepat pukul 13.00 Wib, akan dilakukan Twitter boom, dengan hastag #melawan asap, berharap bisa menjadi tranding topik.
“Selain aksi siang ini, nanti malam bertempat di hutan kota jalan Diponegoro, kita juga akan mengadakan aksi live di salah satu televisi pada pukul 20.00 WIB sampai selesai,” tuturnya.
Pantauan di lokasi aksi, suasana tampak ramai, peserta aksi, bahkan petugas kepolisian yang berjaga jaga, tampak hanyut dengan suguhan musik dan lantunan lagu-lagu yang disuguhkan.
Menariknya, pertunjukkan musik yang menampilkan groub band lokal dengan lagu-lagu mengkritik pemerintah pusat maupun daerah.***(jsn)



















































