PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-PT Inti Kamparindo Sejahtera (IKS) dituding menyerobot lahan warga Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar seluas 1.750 haktare (Ha).
Tudingan itu dilontarkan 8 aktivis Forum Silancang Menggugat (FSM) saat melakukan aksi demonstrasi di bundaran Tugu Zapin, Rabu (28/1). Menurut Koordinator Aksi FSM, Dapson L menyatakan penyerobotan lahan masyarakat tersebut sudah berlarut-larut sejak tahun 1998. Tetapi hingga kini tidak ada penyelesaian.
“Kami menuntut PT IKS segera mengembalikan lahan milik warga ,’’ tukasnya.
Selain menyerobot lahan, PT IKS juga diituduh telah mencemari daerah aliran sungai di desa mereka. “Tengok aja sekarang di Sungai Tapung Hulu, kanan dan kiri sungai kini tak ada lagi tanamanan yang tumbuh,” tukasnya.
Dapson juga kecewa terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar tidak peduli terhadap permasalahan itu. Padahal selain kasus pencaplokan lahan, PT IKS juga diduga menggarap lahan melebihi izin Hak Guna Usaha (HGU) yang diberikan.
Aksi demonstrasi ini menarik perhatian, karena para aktivis selain mengecat tubuh mereka dengan cat merah, juga membentangkan spanduk dan membawa sebatang pohon sawit.***




















































