MEDAN, SUARAPERSADA.com – Penertiban pedagang di seputaran Jalan Sutomo Medan, berujung ricuh. Pedagang yang memblokade jalan terlibat bentrok fisik dengan petugas Satpol PP Medan dan Polresta Medan. 24 orang diamankan dalam kericuhan ini. Mereka mengamuk membabi buta dan merusak fasilitas umum, seperti traffic light, Senin Pagi (27/04).
Informasi yang dihimpun, pedagang memblokade dua jalan penting di dekat wilayah itu, yaitu di persimpangan Sutomo dengan Jalan HM Yamin dan Jalan Perintis Kemerdekaan sejak pukul 06.00 WIB.
Mereka membakar ban dan sejumlah benda lain di sana. Akibatnya, lalu lintas di kawasan itu terganggu. Blokade jalan hanya berlangsung sekitar 1 jam. Polisi berhasil membubarkan pedagang dan membuka rintangan yang menghalangi jalan.
Para pedagang kocar-kacir setelah ratusan aparat Polresta Medan tiba di lokasi. Mereka didukung truk water canon dan motor trail. Petugas kemudian menyisir lokasi itu. Sedikitnya 24 orang yang diduga sebagai provokator diamankan dari lokasi itu.
“Aksi pedagang ini sudah meresahkan pengguna jalan dengan memblokade perempatan jalan,” kata Kabag Ops Polresta Medan Kompol Sugeng Riyadi saat dikonfirmasi suarapersada.com.
“Ada 24 pedagang diamankan dan saat ini masih kita periksa,” tambah Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram.
Kejadian ini merupakan buntut protes pedagang terhadap penertiban PKL di sekitar Jalan Sutomo, Jalan Bedagai dan Jalan Seram yang berlangsung sejak Sabtu 28 Maret lalu.
Pedagang menolak direlokasi ke Pasar Induk khusus sayur dan buah di Jalan Bunga Turi, Kelurahan Lau Cih, Medan Tuntungan arah Berastagi. Alasannya, lokasi baru itu terlalu jauh dari keramaian, karena berada di pinggir kota.
Selama ini, kawasan sekitar Jalan Sutomo, Jalan Bedagai dan Jalan Seram merupakan pusat perdagangan sayur di Kota Medan sejak puluhan tahun lalu. Para pedagang biasanya beraktivitas pada dini hari hingga pagi. Mereka melayani pedagang sayur, kelontong dan pemilik warung makan di Kota Medan dan luar Kota Medan.**Win



















































