MEDAN, SUARAPERSADA.com -Selain membahas soal masalah Narkoba, Polda Sumut dan Polda Aceh juga berencana untuk membangun Posko bersama di kawasan perbatasan, guna menghentikan atau meminimalisir adanya praktek Pungutan liar yang selama ini terjadi.
”Ada beberapa persoalan yang kami bahas. Di perbatasan, ada masalah seperti, pelemparan Bus, Razia dan terkait tapal batas. Tadi ada beberapa pendapat menyampaikan agar di perbatasan di bangun Posko, “kata Kapolda Sumut, Irjend Pol Eko Hadi Sutedjo kepada suarapersada.com usai menggelar rapat dengan Kapolda Aceh, lrjen Pol M Husein Hamidi, bersama unsur pimpinan SKPD Pemprov Sumut, Kejati Sumut, Pemprov Aceh dan jajaran Kepolisian Aceh di Aula Tri Brata Polda Sumut, Rabu.(18/02).
Eko menjelaskan, untuk masalah Razia, petugas yang ada di posko gabungan akan di koordinir langsung oleh petugas yang sudah di hunjuk Polda Aceh dan Polda Sumut.
“Sasaran kita tidak hanya narkoba, kita juga akan melakukan Razia soal peredaran Senjata api (Senpi). Semua razia itu nantinya akan dilakukan secara terkoordinir,” tambahnya.
Sedangkan khusus untuk wilayah Sumut, kata Kapolda, pihaknya akan melaksanakan Operasi (Ops) Kancil untuk mencegah terjadinya aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) baik Roda dua maupun Roda empat.
“Khusus untuk wilayah Sumut, kita akan melaksanakan Ops Kancil. Ops ini juga sebagai salah satu upaya pencegahan adanya pengiriman kendaraan hasil curian ke luar kota dari perbatasan. Untuk Wilayah Aceh sudah ada bangunan kerjasama sedangkan untuk wilayah lainnya sudah di koordinasikan,” tegasnya.
Dan, Untuk pelaksanaan Ops Kancil tersebut, Poldasu juga melibatkan dan bekerja sama dengan Personel TNI serta aparat terkait untuk bersama-sama mengurangi aksi curanmor dan kejahatan lainya.(Win)















































